SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 28 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Megawati: Jokowi Dapat Getaran Bung Karno
Jumat, 6 September 2013 | 17:13

Megawati dan Jokowi [metrotvnews] Megawati dan Jokowi [metrotvnews]

[JAKARTA] Ketua Umum PDI-P, Megawati  Soekarnoputri merasakan ada getaran tersendiri ketika  Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi membacakan Dedication of Life, surat yang ditulis Presiden Soekarno.  

“Merenung sejenak nasibnya Bung Karno, saya rasakan Pak Jokowi, beliau mendapatkan getaran itu,” kata Megawati yang disambut tepukan tangan meriah dari peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9).  

“Buat apa tepuk tangan, baru rasakan getaran," kata Megawati lagi yang kemudian disambut gelak tawa peserta.  

Pernyataan Megawati ini sebuah isyarat bahwa dirinya sudah mempersiapkan kadernya untuk bertarung pada Pemilu 2014.  

Dalam pandangan Megawati, Dedication of Life yang dibacakan Jokowi itu memiliki makna, sebuah simbol bahwa sebuah regenerasi secara alami pasti berlanjut.  

Regenerasi itu sendirilah yang dicita-citakan Bung Karno ketika mengatakan, regenerasi itu nature, nature itu alam.  

Dedication of Life yang dibacakan Jokowi itu, karena itu sebuah makna, sebuah regenerasi secara alami pasti berlanjut,” kata Megawati.  

Rencananya surat itu dibacakan mantan anggota DPR, Agung Putri dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 6-8 September, di Jakarta.  

Namun, ternyata Dedication of Life dibacakan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).

Sontak saja tepuk tangan riuh dari peserta rakernas terdengar. Bahkan, terdengar pekikan "Hidup Jokowi" oleh sejumlah peserta rakernas.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P, Eriko Sotarduga mengatakan, Dedication of Life selalu dibacakan dalam setiap rakernas.  

"Dedication of Life ini penting agar kita tidak lupa perjuangan yang dirintis Bung Karno," kata Eriko.

Dia menambahkan, perjuangan yang dirintis Bung Karno tidak boleh dilupakan oleh bangsa.   "Dedication of Life mengingatkan bahwa kehidupan memiliki arti. Kehidupan adalah sebuah pengabdian," imbuh Sekretaris Organizing Committee Rakernas ini.

Berikut petikan Dedication of Life yang ditulis Soekarno pada 10 September 1966, yang dibacakan Jokowi dalam rakernas:

Saja adalah manusia biasa. Saja dus tidak sempurna. Sebagai manusia biasa saja tidak luput dari kekurangan dan kesalahan.

Hanja kebahagianku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada Bangsa. Itulah “dedication of life” ku.

Djiwa pengabdian inilah jang mendjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta mendjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku.

Tanpa djiwa pengabdian ini saja bukan apa-apa. Akan tetapi dengan djiwa pengabdian ini, saja merasakan hidupku bahagia,- dan manfaat.
[C-6]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»