SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 19 September 2014
Pencarian Arsip

Maruarar: Efisiensi Bisa Dilakukan Tanpa Perlu Naikan BBM
Kamis, 16 Mei 2013 | 15:40

Maruarar Sirait [Antara] Maruarar Sirait [Antara]

[JAKARTA] Anggota F-PDI-P Maruarar Sirait menegaskan partainya menolak tegas rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) karena masih ada cara lain yang bisa dilakukan pemerintah seperti efisiensi dan mencari sumber pendapatan baru.

"Kalau terjadi defisit anggaran maka pilihannya bisa melakukan efisiensi dan cari sumber pendapatan baru. Jadi tidak perlu harus menaikan harga BBM," kata Anggota F-PDI-P Maruarar Sirait pada diskusi di ruang wartawan Gedung DPR/MPR/DPD Senayan Jakarta, Kamis.

Diskusi yang mengambil tema "BLSM untuk kepentingan rakyat atau Parpol?," menghadirkan pembicara anggota F-PDI-P Maruarar Sirait, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Ketua Umum PKPI Sutiyoso dan Pengamat Politik Boni Hargens.

Lebih lanjut Maruarar menjelaskan untuk efisiensi bisa dilakukan banyak hal, misalnya saat ini setiap tahun dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) pada APBN setidaknya minimal Rp30 triliun.

Kedua, hasil audit BPK 2011 terkait soal perjalanan dinas ada potensi pemborosan 40 persen dari total anggaran Rp20 triliun.

"Jadi ada pemborosan 40 persen atau delapan triliun rupiah. Ini baru penghematan baru di satu item," kata Maruarar.

Sementara untuk mencari sumber pendapatan baru, Maruar mencontohkan soal biaya keluar untuk mineral hanya 20 persen. Namun tambah Maruarar, sayangnya mengapa untuk batubara tidak dikenakan biaya keluar batu baru.

Padahal, tambah Maruarar, untuk batubara ini nilainya Rp240 triliun.

Menurut Maruarar, jika dikenakan biaya keluar batubara sebesar 20 persen saja, maka akan didapatkan dana besar. [Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»