SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Juli 2014
Pencarian Arsip

Malaka Akan Menjadi Kota Bebas dari Asap Rokok
Senin, 6 Juni 2011 | 10:36

Salah satu sudut Kota Malaka Salah satu sudut Kota Malaka

[KUALA LUMPUR] Malaka, yang menjadi kota warisan dunia yang harus dilindungi, akan menjadi kota bebas dari asap rokok (tidak boleh merokok) terhitung mulai 15 Juni mendatang. Inilah adalah kota pertama di Malayia yang ditetapkan sebagai kota yang tidak boleh merokok.

Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Malaysia, Liow Tiong Lai kepada AFP Senin (6/6).

Menurut Liow Tiong Lai, gerakan ini adalah bagian dari upaya untuk membebaskan negara itu dari asap rokok. Kebijakan itu juga untuk melindungi kota tersebut. “Gagasan ini bermaksud untuk menciptakan udara yang segar dan lingkungan yang bersih bagi para turis dan warga Malaysia yang ingin menikmati kota sejarah tersebut,” ujarnya.

“Larangan merokok itu juga akan mengurangi polusi di wilayah tersebut, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat,” lanjutnya.

Wilayah yang dilarang merokok itu melingkupi area seluas 4,2 kilometer persegi termasuk empat daerah lain di bagian selatan negara bagian Malaka. “Daerah-daerah ini akan bebas dari asap rokok dan akan membuat Kota Malaka menjadi kota pertama di Malaysia yang bebas dari asap rokok,” paparnya lebih lanjut.

 “Mereka yang melanggar akan didenda minimal 300 ringgit atau 100 dolar Amerika Serikat atau maksimal 5.000 ringgit,” urainya.

Pada 2008, UNESCO menetapkan Kota Malaka dan Georgetown di Penang menjadi warisan sejarah dunia yang harus dilindungi. Diharapkan, daerah-daerah ini menjadi tujuan wisata bagi negeri jiran tersebut. [AFP/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»