Mahfud Suroso Siapkan Rp 50 Miliar untuk Kemenangan Anas
Sabtu, 28 Januari 2012 | 8:43
[JAKARTA] Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) M
Nazaruddin membuka lagi satu kasus kunci kemenangan Anas Urbaningrum menjadi
ketua umum PD adalah fee sejumlah proyek dari PT Adhi Karya melalui Mahfud Suroso.
Menurut Nazaruddin, PT Adhi
Karya menyiapkan uang sekitar Rp 50 miliar untuk memenangkan Anas. Uang itu
diserahkan oleh Mahfud Suroso, yang adalah teman karib Anas Urbaningrum di PT
Adhi Karya.
Dikatakan, Mahfud Suroso telah bertahun-tahun menjadi
kaki tangan Anas di PT Adhi Karya. Dia yang meminta Anas agar memenangkan
sejumlah proyek untuk PT tersebut.
"Memang iya, kemenangan
Anas karena uang fee yang dikumpulkan,
terutama dari PT Adhi Karya," ujar Nazaruddin di sela-sela sidang
yang menghadirkan saksi Oktarina Furi di Gedung Tipikor, Jumat (27/1).
Menurut Nazaruddin, tanpa campur-tangan Anas, tidak mungkin PT Adhi Karya
menang di beberapa proyek. Nazar pun menyebutkan
beberapa proyek yang dibantu Anas, yakni Gedung Pajak dan dua proyek pembangkit
listrik senilai Rp 2,2 triliun di Kalimantan dan di Riau.
Proyek di Kalimantan
dimenangkan oleh PT Adhi Karya, sementara yang di Riau akan dikerjakan PT
Rekayasa Industri. "Di Kalimantan PT Adhi Karya, JO, sama China. Di Riau, Rekin (Rekayasa Industri) sama China," ujar Nazar.
Kedua proyek tersebut, kata Nazaruddin, sudah ada kontrak kerja sama dengan
PLN. PT Adhi Karya telah memberikan uang kepada Anas melalui Wila. Nazaruddin
mengenal Wila sebagai perempuan pengusaha yang sudah 10 tahun menjadi rekanan
PLN.
Untuk proyek Hambalang, pada April 2010, Anas telah memutuskan agar PT Adhi
Karya memenangi proyek sarana olahraga di wilayah Bogor, Jawa Barat itu.
Anas memperoleh US$ 12 juta, yang kalau dirupiahkan menjadi Rp 50 miliar
dari Mahfud Suroso. Uang tersebut yang dibawa ke Bandung untuk kemenangan Anas. "Jadi, kemenangan Anas
memang dari uang fee proyek-proyek tersebut," ujarnya.
Nazaruddin menjelaskan, alasan PT Adhi Karya memenangi proyek bernilai Rp 1
triliun tersebut, karena PT DGI tidak dapat membantu Anas untuk memberikan
biaya kongres Partai Demokrat. Kongres membutuhkan dana sekitar Rp 100 miliar
agar Anas dapat menang sebagai ketua umum PD.
"Yang sanggup memenuhi permintaan Bapak Anas Urbaningrum adalah PT Adhi
Karya, yang mana PT Adhi Karya dibawa oleh Bapak Mahfud Suroso," jelasnya.
Menurut Nazaruddin, Mahfud Suroso merupakan kaki tangan Anas di Adhi Karya.
Keduanya akrab sejak sekolah dasar. Nazaruddin mengisahkan, pernah dirinya,
Anas, dan Mahfud, selama kurang lebih lima hari bertemu di Hotel Sahid, Jakarta.
Di hotel tersebut, Mahfud
Suroso meminta Anas untuk amankan semua proyek Menpora termasuk Hambalang.
"Lima hari saya, Anas, dan Mahfud di Sahid, untuk amankan
semua laporan proyek di Menpora termasuk Hambalang. Anas yang perintah semua.
Adhi Karya tidak akan menang kalau tidak ada campur tangan mas Anas,"
ujarnya.
Terima Cek
Sementara itu, sebelumnya, saksi Oktarina Furi juga mengaku tidak hanya pernah menerima cek dari
PT Duta Graha Indah (DGI), tetapi, juga pernah menerima cek dari PT Adhi Karya
tahun 2010, yang sudah dilaporkan ke Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup,
Yulianis dan Direktur Keuangan Permai Grup, Neneng Sri Wahyuni.
"Ada (terima cek) dari PT Adhi
Karya," kata Oktarina Furi saat ditanya salah satu penasihat hukum
Nazaruddin, Junimart Girsang dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta,
Jumat (27/1).
Hanya saja, mantan asisten pribadi Neneng Sri Wahyuni ini mengaku tidak ingat
berapa jumlah uang yang diterimanya dari PT Adhi Karya. "(Jumlahnya) saya tidak ingat,"
tegas Yulianis. [N-8/L-8]
Kirim Komentar Anda
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
26 Politisi Demokrat Siap Mundur dari DPR RI
Hadapi Ancaman Diserang Israel, Iran Perketat Pertahanan
Gerakan Pemakzulan Anas Sudah Meluas di Demokrat
Inilah Data dan Fakta Jelang Duel CSKA Moskwa Vs Real Madrid
Inilah Data dan Fakta Jelang Duel Marseille Vs Inter Milan
Inilah Data dan Fakta Jelang Duel Basel Vs Bayern Munchen
Imam Masjid New York Minta FPI Introspeksi Diri
Satu Keluarga Hilang Misterius Ternyata Telah Tewas Membusuk



