Lima Tokoh Muda Pantas Jadi Cawapres
Jumat, 5 Oktober 2012 | 20:34
Syahganda Nainggolan. [Google] [JAKARTA] Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian
Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menyebut lima nama tokoh muda
yang pantas jadi calon wakil presiden (cawapres) 2014.
Syahganda di Jakarta, Jumat (5/10), menyebutkan
kelima tokoh muda yang pantas menjadi cawapres untuk Pemilu 2014 adalah Wakil
Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari, Wakil Ketua DPR Pramono Anung, Kepala Badan
Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh
Jumhur Hidayat, Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf, dan Ketua DPP PDI-Perjuangan
Bidang Politik, Puan Maharani.
"Mereka memiliki kepantasan yang memadai baik
pengalaman berkiprah, kadar intelektual, pengakuan publik di tingkat nasional,
semangat nasionalisme, dan merupakan elemen muda yang berorientasi pada agenda
pemberdayaan rakyat kecil," katanya.
Kelima tokoh muda itu, katanya, bersentuhan dengan
akar dukungan masyarakat maupun jaringan pergerakan kepemudaan di tanah air
termasuk dapat berkomunikasi dalam percaturan global untuk turut membangun
kehormatan Indonesia di tataran internasional.
Ia berharap mereka dapat dipertimbangkan dalam
mekanisme penjaringan kepemimpinan nasional oleh berbagai partai politik
sehingga dapat melengkapi kekuatan para calon presiden yang sejauh ini mulai
dimunculkan nama-namanya.
"Sebab, keniscayaan orang muda untuk tampil
dalam bagian kepemimpinan bangsa memang sudah waktunya, agar berikutnya pada
Pemilu 2019 terjadi regenerasi kepada kaum muda secara penuh," ujarnya.
Syahganda menegaskan jika elemen muda tidak
diikutsertakan dalam perjalanan kepemimpinan nasional, hal itu dapat melahirkan
pengurungan sejarah terhadap orang muda yang kini juga banyak diagendakan oleh
bangsa-bangsa lain, di antaranya meliputi negara maju yang mengedepankan proses
perkembangan demokrasi.
"Lebih dari itu, keberadaan elemen muda
potensial akan menjadi terbenam dalam kurun sejarah perjalanan bangsa ke depan,
bila tak didorong untuk menjadi pemimpin," katanya.
Menurut dia, dengan berkiblat pada pengagendaan
orang muda, kemajuan bangsa berikut langkah menumbuhkan kesejahteraan rakyat
dapat dilakukan lebih sempurna sekaligus terakselerasi dalam kesatupaduan yang
utuh.
Oleh karena itu, upaya memuluskan alih generasi
harus segera dimulai oleh tanggung jawab elit parpol dan unsur kepemimpinan
lain di Indonesia, dengan menghadirkan figur muda masuk sebagai pasangan capres
yang akan berlaga di ajang pilpres mendatang, katanya.
Kehadiran kaum muda dalam memperkuat aspek
kepemimpinan bangsa, katanya, boleh jadi tidak harus terpaku berdasarkan jumlah
yang telah disebutkan, mengingat lapisan muda cukup tersebar di basis
kebangsaan lainnya. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Massa Bakar Polres Pegunungan Bintang, Papua
FUI Bogor Minta Kejagung Bekukan Ormas LDII
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Film 'Man of Steel' Cetak Rekor Box Office Juni
Arab Saudi Minta Haji Tahun Ini Ditunda
Mendagri: Gubernur Sumut Layak Raih MURI
Inilah Fakta Pertandingan Duel Spanyol Vs Uruguay
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
