SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 22 September 2014
Pencarian Arsip

Laptop Raib di Pesawat Lion Air, Penumpang Minta Tanggung Jawab
Minggu, 29 April 2012 | 21:17

Pesawat Lion Air. [Google] Pesawat Lion Air. [Google]

[JAKARTA] Seorang penumpang Lion Air, Muhammad Hamzah, meminta pertanggungjawaban manajemen maskapai penerbangan itu menyusul hilangnya komputer jinjing (laptop) miliknya di bagasi.

"Saya kecewa dengan manajemen Lion Air karena sudah dua hari ini laptop saya yang hilang di bagasi belum dapat penjelasan dari pihak manajemen dan seolah-olah mereka lepas tangan," ujar Kepala Sub Bagian Pemberitaan Humas Pemerintah Kota Makassar itu, Minggu (29/4).

Ia menjelaskan bahwa laptop miliknya raib saat salah seorang pramugara pesawat mengambil koper yang berisi laptop untuk dibagasikan dengan alasan bagasi di dalam kabin pesawat telah penuh.

"Waktu itu saya masuk ke pesawat lewat pintu samping belakang. Ketika sampai di pintu pesawat, salah seorang pramugara menahan saya dan menjelaskan kabin pesawat sudah penuh, jadi koper saya harus dibagasikan. Pramugara itupun mengambil koper saya," katanya.

Mantan wartawan salah satu radio swasta ini mengaku bahwa barang bawaannya itu adalah laptop untuk kerja sehari-hari yang biasa digunakannya. Namun, pramugara itu tetap melarang membawa kopornya ke dalam kabin.

Ia kemudian menyerahkan kopornya kepada salah satu pramugari untuk di tempatkan di bagasi pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Makassar pada Kamis (26/4).

Ketika sampai di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, tanpa perasaan curiga, dirinya mengambil kopornya di bagian pengambilan bagasi untuk selanjutnya kembali ke rumah.

"Saya baru mengetahui laptop saya sudah tidak ada di dalam kopor ketika perjalanan pulang ke rumah. Waktu itu sudah pukul 22.00 Wita, jadi saya niat singgah makan di salah satu warung makan sambil mengerjakan beberapa pekerjaan kantor. Saat membuka koper, laptop saya sudah tidak ada dan langsung kembali ke bandara untuk melaporkan ke manajemen Lion," ucapnya.

Arif, salah seorang petugas bagasi Maskapai Penerbangan Lion Air yang mendengar adanya pengaduan penumpang kemudian membuatkan surat pengaduan atas laporan peristiwa yang menimpanya.

"Waktu itu saya diterima beberapa petugas Lion Air yang bertugas di bagian bagasi, salah satunya bernama Arif. Saya lalu dibuatkan surat pengaduan dan dijanjikan segera dihubungi jika ada informasi terkait laptop saya. Namun karena dua hari tidak menerima konfirmasi apa-apa, saya kembali mendatangi kantor Lion Air di Bandara Hasanuddin mempertanyakan laptop saya yang hilang," katanya. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»