Lady Gaga Batal Berefek Domino, U2 Minta Ditinjau Konsernya di Indonesia
Senin, 28 Mei 2012 | 10:23
Grup musik U2 [google] [JAKARTA] Pengamat musik nasional Bens Leo yang juga
menjadi pembeli tiket konser menuturkan, pembatalan dari pihak management Lady
Gaga adalah PR (pekerjaan rumah) besar untuk bangsa Indonesia. Sebab, sejak
tiga tahun terakhir ini Indonesia sudah menjadi negara yang dipandang oleh
beberapa musisi asing sebagai tempat konser. Bisa dibuktikan dari banyaknya
konser yang ada di Jakarta dan sekitarnya pada tahun 2011 lalu. Bahkan di awal
tahun 2012 saja konser musisi internasional di Jakarta sudah tercatat lebih
dari 10 musisi atau band.
Kejadian pembatalan Lady Gaga otomatis berdampak pada nama
Indonesia di dunia. Bisa jadi dengan pembatalan Lady Gaga ke Jakarta maka
musisi asing yang tadinya berencana ke Jakarta kemungkinan ikut membatalkan
konser dengan alasan keamanan juga.
“Sebagai pembeli tiket saya kecewa sekali. Tetapi saya
lebih mengkhawatirkan nama Indonesia di mata musisi asing. Apakah nantinya
Jakarta dan Indonesia akan tetap masuk dalam rincian negara world tour para
musisi dunia atau tidak. Jadi dampak dari pembatalan konser Lady Gaga ini
sangat panjang. Tidak hanya promotor, musisi, management, dan penggemar saja
yang rugi. Bisa jadi Indonesia ikut merasakan imbas dari pembatalan ini,”
ungkap Bens Leo.
Ungkapan kekecewaan tentang batalnya konser Lady Gaga juga
tercuat dalam sebuah blog milik INIOPA.COM.
Sang pemilik blog mengatakan batalnya konser Lady Gaga menjadi preseden buruk
di dunia hiburan international. Kemungkinan bisa terjadi efek domino terhadap
beberapa konser bintang besar yang sebelumnya sudah terjadwal tampil di
Indonesia. Satu band yang langsung merespons adalah U2.
Band besar yang digawangi oleh Bono cs akan segera
meninjau kesediaan mereka untuk tampil tahun depan. Info pembatalan kesediaan
U2 diutarakan Bens Leo mengutip pernyataan Michael Rusli. Rencananya tahun
depan Big Daddy akan menyelenggarakan konser akbar U2. Perjanjian kontral yang
sudah didapat dengan management U2 terpaksa kandas terkait batalnya konser Lady
Gaga.
Senada dengan Bens Leo, musisi lokal Tanah Air Marcell
Siahaan dan Terry Putri melihat kisruh konser Lady Gaga tidak pada tempatnya.
Marcell bahkan mengutarakan bahwa seorang Lady Gaga yang digadang-gadang
sebagai pengikut setan justru banyak melakukan hal sosial dan postif bagi
banyak orang. Bukti dari hati yang penuh jiwa sosial dan kebaikan itu terpancar
dari sikap lapang dada membatalkan konser di Jakarta. Lady Gaga memikirkan
keselamatan para fansnya di Jakarta.
Terry Putri kepada SP
mengatakan industri musik seharusnya jangan pernah dikaitkan dengan urusan lain
yang berbau politik atau moral. Sebab musik adalah seni yang membebaskan orang
untuk berkreasi dan kreatif. Lady Gaga memiliki cara tersendiri untuk
menuangkan imajinasi dan kreativitasnya. Oknum tertentu di Indonesia seharusnya
tidak menilai buruk kreativitas yang justru menyelamatkan nasib banyak orang di
yayasan Lady Gaga.
Sikap tegas membatalkan konser sebenarnya sudah tercium
sejak Jumat (25/5). Management Lady Gaga di Singapura memberikan sinyal-sinyal
pembatalan konser dengan alasan Lady Gaga tidak mau disensor saat tampil di
Jakarta.
“Gaga lebih memilih untuk membatalkan konsernya daripada
disensor. Kami akan menjalankan konser sesuai rencana. Ini adalah konser
spesifik dengan penonton yang spesifik pula. Gaga menyatakan bahwa ia bersedia
untuk tampil sendirian jika perlu, daripada menyerah terhadap permintaan sensor
atau ancaman kekerasan,” tegas Troy Carter, manajer Lady Gaga seperti dikutip AFP saat berbicara di konferensi Music
Matters di Singapura Kamis (24/5) silam.
Menanggapi peryataan management Lady Gaga, Big Daddy Live
Entertainment menjelaskan bahwa pembatalan konser di Indonesia terjadi karena
pihak manajemen mengkhawatirkan faktor keamanan jika konser tersebut tetap
diselenggarakan.
“Dengan berat hati, manajemen Lady Gaga telah membatalkan
konser 3 Juni di SUGBK gara-gara keamanan. Semua tiket akan di refund 100%.
Pembatalan dari pihak Lady Gaga baru dikabari pagi ini. Besok kami akan segera
informasikan ke semua pihak pembatalan ini secara official,” tulis akun Twitter
resmi promotor Big Daddy Live! @bigdaddyid pada Minggu (27/5).
“Kami mau minta mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua
Little Monsters dan semua pemegang tiket untuk ketidaknyamanannya. Untuk
pengembalian tiket mulai tanggal 10 Juni. Tidak ada batas waktu. Refund 100%.
Info lengkap diumumkan 30 Mei di media, website dan MyTicket,” tulis Big Daddy.
[A-23]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
