Kunjungan Presiden Tak Berdampak di Wilayah Perbatasan
Jumat, 3 Juni 2011 | 22:46
Presiden SBY [PONTIANAK] Kunjungan Presiden
SBY ke Pontianak pada akhir Mei lalu, terkesan kurang membawa
berdampak terhadap pembangunan di wilayah perbatasan. Dikatakan demikian karena
berbagai program yang disampaikan terkesan kurang menyentuh secara langsung
daerah perbatasan khususnya Kecamatan Badau.
Hal itu dikatakan
Darminaus (45) salah seorang warga Kecamatan Badau Kabupaten Kapuashulu yang
berbatasan langsung dengan Lubuk Antu di Sarawak Malaysia kepada SP di
Pontianak Jumat (3/6).
Ia mengatakan, kunjungan
Presiden ke Pontianak sebenarnya sangat baik dan sangat dinantikan masyarakat
Kalbar. Karena masyarakat mengharapkan kunjungan Presiden itu akan
membawa dampak secara khusus ke wilayah perbatasan .
Namun selama dua hari di Kota
Pontianak, Presiden tidak sedikitpun menyinggung soal pembukaan Pos Lintas
Batas (PLB) Badau yang sudah selesai dibangun beberapa tahun yang lalu. Padahal
PLB itu sangat penting karena letak dan nilainya juga sangat strategis.
Selain itu, infrastruktur
jalan yang menghubungkan Kota Kaupaten Kapuashulu dengan Kecamatan Badau yang
panjangnya mencapai sekitar 110 Km lebih, juga tidak mendapat perhatian.
Sebenarnya jika Presiden SBY mempertanyakan atau menyinggung soal PLB Badau,
maka sudah barang tentu imfrastruktur jalan dan jembatan dari kota Kabupaten
Kapuashulu ke Badau akan membawa dampak.
Artinya jalan itu akan
dibangun untuk mendukung aktifitas PLB Badau.
Dikatakan demikian karena jika
PLB di resmikan tetapi jalan tidak dibangun maka PLB itu akan mubazir karena
tida banyak orang yang melintas.
Jadi dengan peresmian PLB,
maka jalan yang menghubungkan Kapuashulu dengan Badau akan di bangun. Namun
hingga kunjungan Presiden SBY berakhir dan kembali ke Jakarta hingga saat ini
tidak ada perubahan terhadap kondisi PLB Badau.
Padahal masyarakat sangat
mengharapkan kunjungan Presiden SBY ke Kalbar akan terjadi perubahan khususnya
di Kecamatan Badau. Artinya ada komitmen dari SBY tentang waktu peresmian
PLB Badau.
Sebab seperti sekarang ini
tidak ada kejelasan kapan peresmian penggunaan PLB Badau dilaksanakan.
Pihaknya sangat mengarapkan
agar pemerintah pusat dan provinsi dapat memberikan perhatian khusus terhadap
wilayah perbatasan khususnya di Kecamatan Badau.
Dikatakan demikian karena PLB
Badau sudah dibangun dan diharapkan dapat bekerjasama dengan pihak Malaysia
sehingga peresmian dapat segera dilakukan.
Hal ini penting karena akan
berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di Badau.
Selain
itu, jika tidak segera di resmikan maka diperlukan biaya operasi yang
cukup besar yaitu untuk perawatan gudang dan kantor.[146]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aiptu Labora Sitorus Mesin ATM Perwira Polisi Papua Hingga Mabes?
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Jangan Sampai Stasiun Tujuan Terlewat
Difitnah Istri Selingkuh Dengan Anaknya, Syarief Hassan Polisikan Triomacan
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
