SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 18 Mei 2013
Pencarian Arsip

Kunjungan Presiden Tak Berdampak di Wilayah Perbatasan
Jumat, 3 Juni 2011 | 22:46

Presiden SBY Presiden SBY

[PONTIANAK] Kunjungan Presiden SBY ke Pontianak  pada  akhir Mei lalu, terkesan kurang membawa berdampak terhadap pembangunan di wilayah perbatasan. Dikatakan demikian karena berbagai program yang disampaikan terkesan kurang menyentuh secara langsung daerah perbatasan khususnya Kecamatan Badau.

Hal itu dikatakan  Darminaus (45) salah seorang warga Kecamatan Badau Kabupaten Kapuashulu yang berbatasan langsung dengan Lubuk Antu di Sarawak Malaysia kepada SP di Pontianak Jumat (3/6).

Ia mengatakan, kunjungan Presiden ke Pontianak sebenarnya sangat baik dan sangat dinantikan masyarakat Kalbar. Karena  masyarakat mengharapkan kunjungan Presiden itu akan membawa dampak secara khusus ke wilayah perbatasan .

Namun selama dua hari di Kota Pontianak, Presiden tidak sedikitpun menyinggung soal pembukaan Pos Lintas Batas (PLB) Badau yang sudah selesai dibangun beberapa tahun yang lalu. Padahal PLB itu sangat penting karena letak dan nilainya juga sangat strategis.

Selain itu, infrastruktur jalan yang menghubungkan Kota Kaupaten Kapuashulu dengan Kecamatan Badau yang panjangnya mencapai sekitar 110 Km lebih, juga tidak mendapat perhatian.

Sebenarnya jika Presiden SBY mempertanyakan atau menyinggung soal PLB Badau, maka sudah barang tentu imfrastruktur jalan dan jembatan dari kota Kabupaten Kapuashulu ke Badau akan membawa dampak. Artinya jalan itu akan dibangun untuk mendukung aktifitas PLB Badau.

Dikatakan demikian karena jika PLB di resmikan tetapi jalan tidak dibangun maka PLB itu akan mubazir karena tida banyak orang yang melintas. Jadi dengan peresmian PLB, maka jalan yang menghubungkan Kapuashulu dengan Badau akan di bangun. Namun hingga kunjungan Presiden SBY berakhir dan kembali ke Jakarta hingga saat ini tidak ada perubahan terhadap kondisi PLB Badau.

 Padahal masyarakat sangat mengharapkan kunjungan Presiden SBY ke Kalbar akan terjadi perubahan khususnya di Kecamatan Badau. Artinya ada komitmen dari SBY  tentang waktu peresmian PLB Badau.

Sebab seperti sekarang ini tidak ada kejelasan kapan peresmian penggunaan PLB Badau dilaksanakan. Pihaknya sangat mengarapkan agar pemerintah pusat dan provinsi dapat memberikan perhatian khusus terhadap wilayah perbatasan khususnya di Kecamatan Badau.

Dikatakan demikian karena PLB Badau sudah dibangun dan diharapkan dapat bekerjasama dengan pihak Malaysia sehingga peresmian dapat segera dilakukan. Hal ini penting karena akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya di Badau.

Selain itu,  jika tidak segera di resmikan maka diperlukan biaya operasi yang cukup besar yaitu untuk perawatan gudang dan kantor.[146]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN