Kubu Jokowi-Ahok Usulkan Putaran Kedua Dipercepat
Kamis, 19 Juli 2012 | 14:02
Pasangan Jokowi-Ahok [republika] [JAKARTA]
Kubu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo-Basuki Tjahaja atau
lebih dikenal dengan sapaan Jokowi-Ahok mengusulkan agar pemilihan kepala
daerah (pilkada) putaran kedua dipercepat menjadi 19 September.
"Kami mengusulkan agar hari pemilihan pada pilkada putaran kedua
dipercepat menjadi 19 September," ujar salah seorang saksi dari kubu
Jokowi-Ahok dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di Jakarta,
Kamis.
Usulan itu disampaikan, lanjutnya, mengingat KPU cukup fleksibel dalam mengatur
jadwal. Seperti rapat pleno yang seharusnya tanggal 20 Juli dipercepat menjadi
19 Juli.
Sekretaris tim kampanye pasangan Jokowi-Ahok, M Sanusi, pengusulan itu
dilakukan mengingat pada 20 September jatuh pada Kamis.
"Dikhawatirkan banyak yang mengambil cuti dan kemudian bablas hingga akhir
pekan. Umumnya masyarakat Jakarta lebih memilih ke luar kota dibandingkan
menggunakan hak pilihnya," kata Sanusi.
Oleh karena itu, lanjut Sanusi, pihaknya akan terus mendorong agar KPU
mempercepat jadwal pilkada putaran kedua dari 20 September menjadi 19
September.
"Kalau pilkada jatuhnya pada hari Rabu, saya kira masyarakat tidak akan
mengambil cuti. Sama seperti pilkada 11 Juli lalu." Saat ini KPU Jakarta
masih melangsungkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara. Selain
memutuskan siapa yang menjadi pemenang, rapat pleno itu juga menentukan apakah
pilkada dilangsungkan satu atau dua putaran.
Berdasarkan UU nomor 29/2007 pilkada akan dilangsungkan dua putaran jika tidak
ada calon yang meraih suara diatas 50 persen. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
