SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 16 September 2014
Pencarian Arsip

KPK Kaji Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Wisma Atlet
Senin, 30 Januari 2012 | 8:31

[JAKARTA] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah mengembangkan penyelidikan kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games. Menurut Juru Bicara (Jubir) KPK, Johan Budi SP, pengembangan tersebut termasuk mengkaji apakah ada keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus yang menjerat mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

‎​"KPK sedang mengembangkan kasus Wisma Atlet, apakah ada pihak lain yang terlibat, siapa pun dia," kata Johan di Jakarta, Senin (30/1).

Tetapi, Johan Budi enggan menyebutkan secara detail siapa pihak yang saat ini sedang didalami keterlibatannya oleh KPK. Walaupun, di dalam sidang dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin telah jelas disebut adanya aliran dana ke Senayan, yang disamakan dengan DPR RI, dan juga ke Kongres Partai Demokrat pada awal tahun 2010 silam.

Menurut Johan Budi, semua data dan fakta yang muncul di persidangan masih di selidiki oleh KPK.  "Itu kan baru pengakuan. Kita akan jadikan petunjuk untuk kita telusuri," ungkap Johan Budi.

Seperti diketahui, tiga saksi dalam sidang dengan terdakwa Nazaruddin, Yulianis, Oktarina Furi, dan Luthfi membenarkan bahwa ada aliran dana ke Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh dan dari Fraksi PDI-P, Wayan Koster sebesar Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar.

Selain itu, disebutkan juga ada aliran dana ke Kongres Partai Demokrat pada awal tahun 2010 dari perusahaan milik Nazaruddin, Permai Grup sebesar Rp 30 miliar dan US$ 2 juta.

Di mana, menurut Nazaruddin uang itu digunakan untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»