SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 18 Mei 2013
Pencarian Arsip

KPK Akhirnya Selidiki Korupsi Al Quran Rp 35 Miliar
Senin, 25 Juni 2012 | 20:39

Gedung KPK. [google] Gedung KPK. [google]

[JAKARTA] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengatakan bahwa dugaan korupsi pengadaan kitab suci Al Quran yang tengah diselidiki adalah pengadaan Tahun Anggaran 2011/2012, dengan dana sebesar Rp 35 miliar.  

"Supaya tidak simpang siur, anggaran penyelidikan pengadaan Al Quran yang dilakukan oleh KPK adalah Tahun Anggaran 2011/2012. Jika tidak salah angkanya sekitar Rp 35 miliar," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Senin (25/6).  

Selain itu, Johan mengatakan bahwa proses pemanggilan saksi mulai dilakukan KPK pada pekan mendatang. Sejak diputuskan perkaranya naik ke penyelidikan pada pekan lalu.  

Kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran terungkap ketika Ketua KPK Abraham Samad membenarkan bahwa lembaga yang dipimpinnya tengah menyelidiki dugaan korupsi Al Quran.  

Atas pernyataan tersebut, Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan kebutuhan pengadaan kitab suci Al Quran setiap tahunnya mencapai angka dua juta eksemplar. Sehingga, belum tepenuhi. Ditambah lagi anggaran Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam sangat kecil.  

Nasaruddin menjelaskan, pada tahun 2009 pengadaan Al Quran dari Kementerian Agama mencapai 42.600 eksemplar dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 1,136 miliar. Sedangkan nilai kontraknya Rp 1,125 miliar.  
Sedangkan, pada tahun 2010 pengadaan Al Quran mencapai 45.000 eksemplar dengan pagu anggaran Rp 1,4 miliar dan nilai kontrak Rp 1,2 miliar.  

Sementara pada 2011, jelas Nasaruddin, terdapat dua kali pengadaan Al Quran. Pertama, pengadaan 67.600 eksemplar Al Quran dengan pagu anggaran dari APBN sebesar Rp 2,163 miliar.

Nilainya meningkat menjadi Rp 5,6 miliar setelah ada penambahan pengadaan untuk Al Quran kecil/saku, Al Quran terjemahan, Juz Amma, tafsir Al Quran, dan Surat Yasin.

Kedua, pengadaan Al Quran sebanyak 603.000 eksemplar dengan pagu anggaran dari APBN Perubahan. Sehingga, total anggarannya mencapai Rp 22,8 miliar. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN