SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 20 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Korsel Kembali Gelar Latihan Perang di Pulau Yeonpyeong
Selasa, 3 Mei 2011 | 10:01

Asap mengepul dari rumah-rumah yang terkena tembakan Artileri Korut pada Selasa (23/11) di Pulau Yeonpyeong. (Foto: AFP) Asap mengepul dari rumah-rumah yang terkena tembakan Artileri Korut pada Selasa (23/11) di Pulau Yeonpyeong. (Foto: AFP)

[SEOUL] Korea Selatan (Korsel) Selasa (3/5) menggelar latihan militer di Pulau Baengnyeon dan Yeonpyeong yang berbatasan dengan Korea Utara (Korut). Pulau Yeonpyeong dihantam tembakan artileri Korut pada Akhir November tahun lalu.

Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, latihan di dua pulau di Laut Kuning itu adalah latihan rutin, tanpa menyebut waktu latihan dan deteil lainnya mengenai latihan perang tersebut.

Kantor berita Yonhap, mengutip sumber-sumber militer, mengatakan, Angkatan Laut Korsel akan menembakan K-9, Vulcan Cannon dan mortir 81 milimeter selama latihan dua jam itu. Sekitar 10 pejabat militer Amerika Serikat (AS) juga akan hadir sebagai pemantau pada latihan tersebut.

Pada November tahun lalu, Korsel menggelar latihan di tempat yang sama. Tetapi Korut menjawab latihan itu dengan tembakan artileri dan serangan roket ke Pulau Yoenpyeong yang menewaskan dua marinir dan dua warga sipil Korsel.

Korut mengatakan bahwa aksi mereka itu adalah jawaban atas aksi provokatif Korsel yang menembakan artileri ke perairan di perbatasan yang masih disengketakan kedua negara.

Sementara pihak Korsel mengatakan, latihan militer hari ini adalah sebuah kegiatan rutin dengan senjata ditempatkan jauh dari garis pantai Korut.

Latihan hari ini adalah latihan tembak kedua di dua pulau perbatasan dengan Korut pada tahun ini. Satu latihan sebelumnya berlangsung tanpa insiden, meskipun ada ancaman dari Korut akan menembak balik ke Korsel.

Ketegangan di sepanjang perbatasan Laut Kuning menjadi akut sejak serangan terhadap warga sipil di Pualu Yeonpyeong tahun lalu. Itu adalah serangan pertama terhadap warga sipil Korsel sejak perang Korea yang berlangsung 1950-1953.

Korsel juga menuduh Korut menembak kapal perang Korsel pada Maret 2010 dengan torpedo yang menewaskan 46 Angkatan Laut Korsen. Meskipun Korut membantah tuduhan Korsel tersebut. [AFP/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»