SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Korsel Hempaskan Impian Jepang Raih Medali di Sepakbola
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 10:21

Pemain Jepang tertunduk setelah dikalahkan Korsel [yahoo] Pemain Jepang tertunduk setelah dikalahkan Korsel [yahoo]

[CARDIFF] Republik Korea Selatan (Korsel) meraih medali perunggu pertama mereka sepanjang sejarah Olimpiade setelah sukses mengandaskan Jepang dengan skor 2-0 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga cabang olahraga sepakbola pria Olimpiade London 2012 di Stadion Millenium, Cardiff, Wales pada Jumat (10/8) waktu setempat atau Sabtu (11/8) dini hari WIB.  

Dengan hasil ini, Jepang gagal mewujudkan ambisi mereka untuk meraih medali yang terakhir kali didapat 64 tahun lalu. Di lain sisi, Korea memecahkan kebuntuan bagi tim asal Asia untuk meraih medali sejak Olimpiade 1948.  

Keberhasilan meraih medali bagi para pemain Korea juga memiliki makna lain. Dengan raihan positif ini, para punggawa Negeri Ginseng dibebaskan dari mengikuti wajib militer di negaranya. Korea menerapkan wajib militer kepada rakyatnya sebelum mereka berusia 29 tahun dengan durasi selama 21 bulan. 

 “Saya senang dengan keberhasilan meraih perunggu dan semua orang di tim ini sekarang memiliki kesempatan untuk tidak mengikuti wajib militer,” kata striker Park Chu-young.  

Pada laga itu, kedua tim cenderung bermain membosankan pada 20 menit awal laga. Tidak banyak tendangan ke gawang dari kedua tim dan lebih sering berkutat dalam perebutan bola di lapangan tengah. Namun, perlahan permainan Jepang mulai membaik, dan menghadirkan ancaman di pertahanan Korsel. Kiper Jung Sung-Ryong dipaksa melakukan penyelamatan untuk mementahkan sundulan Keigo Higashi, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.  

Namun, Korea juga tidak tinggal diam. Chu-Young mampu memanfaatkan kelengahan barisan belakang Jepang. Pemain yang merumput bersama Arsenal ini memperlihatkan kelasnya sebagai ketika dia menggiring bola dari tengah lapangan untuk melewati bek Jepang, sebelum melepaskan tendangan keras yang membobol gawang tim “Samurai Biru” di menit ke-38.  

Memasuki interval kedua, Jepang mencoba meingkatkan agresivitas serangan mereka untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, usaha mereka kembali menemui halangan ketika tim lawan mampu kembali unggul pada menit ke-57. Berawal dari umpan jauh, gelandang Koo Ja-Cheol langsung menyambutnya dengan tendangan keras yang tidak mampu dihalau oleh Shuchi Gonda yang beridiri di bawah mistar Jepang. Gol tersebut sekaligus menjadi yang terakhir hingga usai laga.  

Pelatih Korea Hong Myung-Bo mengatakan, anak-anak asuhnya termotivasi untuk menghindari wajib militer yang akan diterapkan jika mereka tidak mampu meraih medali di Olimpiade kali ini. Myung-Bo pun melihat keberhasilan ini akan menjadi faktor yang penting bagi persepakbolaan Korea secara keseluruhan di masa yang akan datang. [AP/H-16]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN