Korsel Hempaskan Impian Jepang Raih Medali di Sepakbola
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 10:21
Pemain Jepang tertunduk setelah dikalahkan Korsel [yahoo] [CARDIFF] Republik Korea Selatan (Korsel) meraih medali
perunggu pertama mereka sepanjang sejarah Olimpiade setelah sukses mengandaskan
Jepang dengan skor 2-0 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga cabang
olahraga sepakbola pria Olimpiade London 2012 di Stadion Millenium, Cardiff,
Wales pada Jumat (10/8) waktu setempat atau Sabtu (11/8) dini hari WIB.
Dengan hasil ini, Jepang gagal mewujudkan ambisi mereka
untuk meraih medali yang terakhir kali didapat 64 tahun lalu. Di lain sisi,
Korea memecahkan kebuntuan bagi tim asal Asia untuk meraih medali sejak
Olimpiade 1948.
Keberhasilan meraih medali bagi para pemain Korea juga
memiliki makna lain. Dengan raihan positif ini, para punggawa Negeri Ginseng
dibebaskan dari mengikuti wajib militer di negaranya. Korea menerapkan wajib
militer kepada rakyatnya sebelum mereka berusia 29 tahun dengan durasi selama
21 bulan.
“Saya senang dengan keberhasilan meraih perunggu dan semua
orang di tim ini sekarang memiliki kesempatan untuk tidak mengikuti wajib
militer,” kata striker Park Chu-young.
Pada laga itu, kedua tim cenderung bermain membosankan
pada 20 menit awal laga. Tidak banyak tendangan ke gawang dari kedua tim dan
lebih sering berkutat dalam perebutan bola di lapangan tengah. Namun, perlahan
permainan Jepang mulai membaik, dan menghadirkan ancaman di pertahanan Korsel.
Kiper Jung Sung-Ryong dipaksa melakukan penyelamatan untuk mementahkan sundulan
Keigo Higashi, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Namun, Korea juga tidak tinggal diam. Chu-Young mampu
memanfaatkan kelengahan barisan belakang Jepang. Pemain yang merumput bersama
Arsenal ini memperlihatkan kelasnya sebagai ketika dia menggiring bola dari
tengah lapangan untuk melewati bek Jepang, sebelum melepaskan tendangan keras
yang membobol gawang tim “Samurai Biru” di menit ke-38.
Memasuki interval kedua, Jepang mencoba meingkatkan
agresivitas serangan mereka untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, usaha
mereka kembali menemui halangan ketika tim lawan mampu kembali unggul pada menit
ke-57. Berawal dari umpan jauh, gelandang Koo Ja-Cheol langsung menyambutnya
dengan tendangan keras yang tidak mampu dihalau oleh Shuchi Gonda yang beridiri
di bawah mistar Jepang. Gol tersebut sekaligus menjadi yang terakhir hingga
usai laga.
Pelatih Korea Hong Myung-Bo mengatakan, anak-anak
asuhnya termotivasi untuk menghindari wajib militer yang akan diterapkan jika
mereka tidak mampu meraih medali di Olimpiade kali ini. Myung-Bo pun melihat
keberhasilan ini akan menjadi faktor yang penting bagi persepakbolaan Korea
secara keseluruhan di masa yang akan datang. [AP/H-16]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
