Kontras Minta Polisi Cari Aktor Dibelakang Bom Cirebon
Selasa, 19 April 2011 | 10:47
M Syarif, pelaku Bom Cirebon (Foto: SP/Luther Ulag) [JAKARTA] Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak
Kekerasan (Kontras) meminta pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan yang
komprehensif guna mengungkap aktor nonlapangan terkait peledakan bom di Masjid
Adz-Dzikra Polresta Cirebon.
"Kami meminta Polri untuk melakukan penyelidikan yang
intensif dan menyeluruh sehingga dapat membuka keterlibatan aktor nonlapangan,
otak peristiwa, motif serta pendanaannya," kata Wakil Koordinator Badan
Pekerja Kontras, Indria Fernida, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta,
Selasa (19/4).
Indria menuturkan, Kontras mengecam peledakan bom di Masjid
Polresta Cirebon, Jumat (15/4), yang mengakibatkan satu orang meninggal dan
sedikitnya 28 orang luka-luka.
Kontras memandang tindakan bom bunuh diri tersebut sebagai
sebuah tindakan yang tidak beradab dan tidak manusiawi, serta menimbulkan
situasi tidak aman dan kekhawatiran bagi masyarakat.
LSM itu juga menyatakan keprihatinan dan duka cita kepada
keluarga besar Polri atas terjadinya peristiwa ini. Indria juga mengemukakan,
adalah penting pula bagi Polri untuk meningkatkan fungsi intelijen dan
berkoordinasi dengan fungsi intelijen institusi lain untuk mengantisipasi aksi
serupa.
Menurut dia, hal tersebut karena melawan tindakan teror dan
kekerasan merupakan tanggung jawab negara yang tidak dapat dijawab dengan
tindakan parsial."Upaya ini juga membutuhkan peran serta aktif dari
masyarakat untuk membangun bangsa yang beradab dan berkemanusiaan,"
katanya. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
