SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip

Komisi X DPR RI Cecar Mendikbud Soal UN
Jumat, 26 April 2013 | 17:05

M Nuh. [google] M Nuh. [google]

[JAKARTA] Setelah beberapa hari terus tertunda, rapat kerja (raker) Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akhirnya dilaksanakan hari, Jumat (26/4).

Rapat dipimpin Ketua Komisi X Agus Hermanto. Dalam Raker yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB, fokus agenda adalah pembahasan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013.

Ada banyak pertanyaan yang diajukan anggota Komisi X DPR RI.   Pada intinya, DPR  mendesak Mendikbud tidak hanya meminta maaf, tetapi melakukan kebijakan konkret  untuk mengatasi kekacauan yang sudah terlanjur terjadi.

Mendikbud harus menindak tegas bawahannya, dan menegur keras percetakan yang membuat pelaksanaan UN amburadul.

Komisi X  DPR RI juga meminta Mendikbud untuk membeberkan lebih jelas soal proses tender proyek pengadaan naskah UN.

Mendikbud harus menjelaskan mengapa PT Ghalia Indonesia Printing memenangkan  tender proyek pengadaan naskah UN, padahal perusahaan lain menawarkan nilai tender lebih kecil.

Percetakan lain juga memiliki kemampuan lebih secara kuantitas maupun kualitas. Selain itu, secara teknis PT Ghalia sudah pernah bermasalah waktu mencetak surat suara pada Pemilu 2009.

"Proses tender harus dijelaskan dengan  benar mulai dari awalnya sampai terjadi keterlambatan. Sebab, dari fakta-fakta PT ini sendiri mengakui bahwa mereka belum bekerja karena anggaran belum cair. Itu artinya dari awal sudah diketahui PT ini tidak  sanggup untuk mengerjakan untuk 11 provinsi," kata Zulfadli dari Fraksi Partai  Golkar. [D-13]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN