SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 April 2014
Pencarian Arsip

KMP Duta Banten Tabrak Dermaga III Pelabuhan Merak
Rabu, 4 Juli 2012 | 9:54

Pelabuhan Merak, Banten. [google] Pelabuhan Merak, Banten. [google]

[MERAK] Kapal Motor Penumpang (KMP) Duta Banten milik PT Jembatan Laut (Jemla) Indonesia Ferry, menabrak protektor jembatan bergerak ( movable bridge)  sebelah kanan Dermaga III, Pelabuhan Merak, pada pukul 19.30 WIB, Selasa (3/7).

Akibat peristiwa tersebut, tiga kendaraan yaitu Honda CR-V dengan nomor polisi F 1608 CF, truk pembawa batu bara dan satu unit mini bus mengalami rusak parah.

Kepala Cabang PT Jemla Soebagyo mengatakan, kapal tersebut menabrak Dermaga III, karena terjadi gangguan pada mesin kapal.

Kapal tersebut dinahkodai, Juliher Sirotang, dengan mengangkut sebanyak 124 orang penumpang pejalan kaki. Jumlah kendaraan yang diangkut sebanyak 82 unit, meliputi motor sebanyak 8 unit, mobil 22 unit, mobil pick up 1 unit, truk trailer 3 unit, bus besar 3 unit, truk tronton 8 unit, truk besar 34 unit.

"Ketika kapal hendak  sandar, tiba-tiba  terjadi trouble pada bagian mesin," jelas Soebagyo.

Soebagyo juga mengatakan akibat insiden tersebut pada bagian depan kapal mengalamai kerusakan dan harus mendapatkan perbaikan.

"Bagian depan kapal penyok, dan saat ini sedang berlabuh di Perairan Merak untuk dilakukan perbaikan," jelasnya.

Kepala  PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Supriyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya kejadian tabrakan tersebut menyebabkan   KMP Duta Banten mengalami goresan pada lambung kapal saat dilakukan penarikan. Namun kondisi dermaga  tidak mengalami kerusakan berarti.

Supriyanto juga membantah adanya kerusakan kendaraan penumpang di dalam kapal. "Tidak ada kepanikan para penumpang kapal tersebut. Namun,  lambung kapal rusak, dan kendaraan yang di dalam kapal semuanya baik-baik saja," katanya.

Supriyanto berjanji akan menyelidiki penyebab utama kejadian  KMP Duta Banten menabrak dermaga tersebut.  "Dugaan sementara ada kesalahan pada kapal, karena adanya gangguan mesin," ujarnya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN