KLB Solusi Atasi Kemelut di PSSI
Senin, 12 Desember 2011 | 13:05
Kantor PSSI di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta [google] [JAKARTA] Kongres Luar Biasa (KLB) merupakan solusi
pertikaian di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) saat ini. Saat
ini, sepakbola Indonesia tengah mengalami masalah, seperti dualisme kompetisi,
seperti Indonesian Super League yang berdiri di bawah PT Liga Indonesia, dan
Indonesian Premier League, yang digagas PSSI.
"Menurut saya, jalan satu-satunya gelar kongres luar
biasa. Ini untuk membuktikan siapa yang
salah dan yang benar,” kata anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI, La Nyalla
Mattalitti yang dihubungi, Senin (12/12).
La Nyala bersama tiga anggota Exco, Tonny Aprilani, Erwin
Dwi Budiawan, dan Roberto Rouw tidak takut dengan ancaman sanksi yang mungkin
akan dijatuhkan oleh Komite Etik PSSI atas sikapnya yang kritis.
"Kalau empat Exco (komite eksekutif) mau dipecat, bukan
masalah. Mereka akan berhadapan dengan voter-voter kami. Kemarin, kami
melakukan pembicaraan dengan 40 klub di Surabaya membahas agenda pertemuan yang
rencananya akan dilakukan pada pekan depan di Jakarta. Soal tempat KLB, biar
anggota yang memutuskan," kata La Nyalla.
Menurutnya, pihaknya akan melaporkan permasalahan PSSI ke
FIFA, guna membentuk kembali Komite Normalisasi. “Persis KLB di Solo lalu. PSSI
sudah terlalu dalam mencederai hasil KLB Solo,” tegasnya.
Anggota Exco lainnya, Erwin mengatakan, komite etik tidak
bisa memberikan sanksi jika tuduhan yang diajukan adalah mengirim surat ke AFC
dianggap menyalahi aturan.
Dalam kode etik PSSI, kata Erwin, sanksi baru bisa
dijatuhkan jika pengurus terbukti melakukan penyuapan, pengaturan skor,
menerima hadiah alias gratifikasi, serta terlibat dalam perjudian.
Namun, di tengah maraknya pembangkangan sejumlah
klub dengan memilih tampil di kompetisi yang tidak diakui PSSI, dukungan
kepada Djohar Arifin Husin untuk terus memimpin induk organisasi sepakbola
nasional terus mengalir.
Kali ini datang dari pendukung setia Persis Solo, Pasoepati.
Berbarengan dengan pertemuan yang dilakukan untuk menindak lanjuti dukungan
kepada PSSI, tim suporter asal Surakarta ini mengadakan rapat besar sekaligus
pengukuhan Korwil Bekasi di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (11/12).
Menariknya, pertemuan kali ini dihadiri oleh
sejumlah pengurus pusat dari suporter lain seperti, Bonek (Persebaya Suraya,
Lanus (PSCS Cilacap), Paserbumi (Persiba Bantul), Patriot Mania (Persipasi
bekasi), Snex (PSIS Semarang), Slemania (PSS Sleman).
Semua kelompok suporter tersebut sepakat untuk memberikan dukungan penuh kepada
Djohar, agar melanjutkan tugas memimpin PSSI hingga empat tahun
mendatang, sebagaimana yang diamanatkan dalam Kongres Luar Biasa PSSI di
Solo, beberapa waktu lalu. [IMR/Ant/W-11]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
