SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip

Kharis Suhud Pemimpin Yang Santun
Senin, 20 Agustus 2012 | 15:47

Mohammad Kharis Suhud. [Google] Mohammad Kharis Suhud. [Google]

[JAKARTA] Mantan Ketua MPR/DPR  RI, Mohammad Kharis Suhud meninggal dunia di Jakarta, Senin (20/8) dinihari, pada usia 87 tahun.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan seorang pemimpin besar bangsa yang sangat santun dan negarawan yang sangat halus. Pak Kharis Suhud seorang pemimpin dengan latar belakang militer tetapi sangat soft dalam menangani persoalan-persoalan bangsa," kata Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari kepada SP, di Jakarta, Senin (20/8).

Menurut Hajriyanto, almarhum tidak pernah menggunakan pendekatan keras (hard power), melainkan selalu melalui langkah-langkah persuasif. Selain itu, almarhum juga dikenal "bersih", bahkan namanya tidak pernah disebut terkait dengan kasus-kasus penyalahgunaan kekuasaan.

"Pak Kharis Suhud sungguh berbeda dengan pemimpin-pemimpin negara sekarang ini yang namanya begitu gampangnya disebut-sebut  terkait dengan perkara-perkara korupsi," tutur Hajriyanto.

Hajriyanto menambahkan, almarhum adalah seorang yang sangat berwawasan kebangsaan dan patriot sejati yang sangat tulus mencintai bangsa ini.    

Bahkan, momen yang sangat mengesankan bagi Hajriyanto ialah, meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Ketua MPR/DPR dan dalam usia yang lanjut, tetap saja almarhum selalu hadir memenuhi undangan perayaan Hari Konstitusi/HUT MPR setiap 18 Agustus.  

"Beliau sangat perduli dengan lembaga MPR meski sudah berada di luar. Ini ditunjukkan dengan nasehat-nasihat, saran-saran, dan kritik-kritik halus yang disampaikan kepada Pimpinan MPR sekarang ini. Kita berdoa semoga Allah menempatkan arwahnya di tempat yang mulia disisi-Nya," tutur Hajriyanto. [C-6]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN