Kharis Suhud Pemimpin Yang Santun
Senin, 20 Agustus 2012 | 15:47
Mohammad Kharis Suhud. [Google] [JAKARTA]
Mantan Ketua MPR/DPR RI, Mohammad Kharis
Suhud meninggal dunia di Jakarta, Senin (20/8) dinihari, pada usia 87 tahun.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan seorang pemimpin
besar bangsa yang sangat santun dan negarawan yang sangat halus. Pak Kharis
Suhud seorang pemimpin dengan latar belakang militer tetapi sangat soft dalam
menangani persoalan-persoalan bangsa," kata Wakil Ketua MPR Hajriyanto
Thohari kepada SP, di Jakarta, Senin
(20/8).
Menurut Hajriyanto, almarhum tidak pernah menggunakan pendekatan keras (hard power), melainkan selalu melalui
langkah-langkah persuasif. Selain itu, almarhum juga dikenal
"bersih", bahkan namanya tidak pernah disebut terkait dengan kasus-kasus
penyalahgunaan kekuasaan.
"Pak Kharis Suhud sungguh berbeda dengan
pemimpin-pemimpin negara sekarang ini yang namanya begitu gampangnya
disebut-sebut terkait dengan perkara-perkara korupsi," tutur
Hajriyanto.
Hajriyanto menambahkan, almarhum adalah seorang yang sangat berwawasan
kebangsaan dan patriot sejati yang sangat tulus mencintai bangsa ini.
Bahkan, momen yang sangat mengesankan bagi
Hajriyanto ialah, meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Ketua MPR/DPR dan
dalam usia yang lanjut, tetap saja almarhum selalu hadir memenuhi undangan
perayaan Hari Konstitusi/HUT MPR setiap 18 Agustus.
"Beliau
sangat perduli dengan lembaga MPR meski sudah berada di luar. Ini ditunjukkan
dengan nasehat-nasihat, saran-saran, dan kritik-kritik halus yang disampaikan
kepada Pimpinan MPR sekarang ini. Kita berdoa semoga Allah menempatkan arwahnya
di tempat yang mulia disisi-Nya," tutur Hajriyanto. [C-6]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
KPK Telusuri Aliran Dana Ke Elite PKS
