SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 20 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Ketua MPR Tak Yakin Karolin Pelaku Video Porno
Kamis, 26 April 2012 | 14:58

Taufiq Kiemas [google] Taufiq Kiemas [google]

[JAKARTA] Ketua MPR RI Taufiq Kiemas tidak yakin pelaku dalam video porno adalah anggota DPR RI adalah anggota Komisi IX DPR dari FPDI-P, Karolin Margret Natasa. Pasalnya, Karolis memiliki latar belakang yang cemerlang .

Namun, Taufiq Kieman tetap mempersilakan Badan Kehormatan (BK) DPR RI untuk menyelidiki kasus tersebut sampai tuntas.

"Ya, silakan saja kalau mau ditindak oleh BK DPR. Saya rasa yang dituduhkan tidak sejelek itu. Sebab, Karolin itu seorang dokter, dan anggota DPR RI. Untuk itu, saya yakin dalam video itu bukan Karoline,"  kata Taufiq Kiemas kepada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (26/4).

Menurut Taufiq, Karolin merupakan anggota legislatif dengan pemilih terbanyak. Dia tercatat menjadi anggota DPR di urutan ketiga terbanyak saat  Pemilu 2009 lalu di Kalimantan Barat.

"Saya berpikir kalau seorang wanita pintar berbuat seperti ini, pasti bukan janji duit, janji cinta juga lebih dari suaminya. Ini omongan pribadi seorang kakek. Tapi, selebihnya kita serahkan ke DPP PDI-P dan BK DPR. Kalau betul itu Karolin, maka hukum harus ditegakkan," tambah Taufiq.

Video porno mirip anggota DPR itu menjadi perbincangan masyarakat sejak seminggu ini. Pimpinan DPR dan BK DPR pun berjanji untuk menuntaskan skandal yang makin mempurukkan citra DPR RI ini.

Karena itu, BK berencana memanggil Karolin Margaret Natasya itu. Pemanggilan bukan tanpa alasan, sebab Karolin disebut-sebut sebagai wanita yang mirip dengan 'pemain' di video hot tersebut.

Sementara itu, ayah Karolin yang juga Gubernur Kalbar Cornelis, sudah membantah kalau pemain di video itu putrinya. Dia yakin video itu palsu dan menyebutnya bermotif politik seiring pilkada Kalbar pada September 2012.

Karolin, lewat koleganya di PDI-P, Aria Bima, juga sudah membantah soal video itu. Aria Bima bahkan akan mengadukan pria berinisial EGM di Polda Metro Jaya karena menyebut dia terlibat skandal seks itu.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima, menyebut EGM sebagai orang yang menyudutkannya di kasus video porno mirip Karolin. Aria pun sempat melempar ancaman akan melaporkan EGM atau Elya G Muskitta ke polisi. [L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»