Ketua MPR Bertemu Pimpinan KWI dan PGI
Rabu, 16 Mei 2012 | 15:52
Taufiq Kiemas [google] [JAKARTA] Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menemui
pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di
Indonesia (KWI) di kantornya masing-masing, di Jakarta, Rabu (16/5), untuk mengundang
mereka menjadi pembicara pada acara peringatan pidato Bung Karno pada hari
Pancasila, 1 Juni mendatang.
Taufiq Kiemas saat itu didampingi Wakil Ketua MPR RI
Lukman Hakim Syaifuddin dan Hajriyanto Y Thohari.
“Kami sangat mengharapkan
bapak (Ketua Umum PGI Pdt. Dr. Andreas
Anangguru Yewangoe, Red) hadir saat itu,” kata Taufik Kiemas yang biasa disapa Pak TK.
Pendeta Yewangoe yang duduk bersebelahan dengan TK
menyambut gembira undangan tersebut. Yewangoe saat itu juga menyerahkan surat undangan
kepada Ketua MPR RI untuk hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan
kantor PGI di Salemba, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Lukman Hakim mengatakan, MPR RI mulai
membiasakan merayakan peringatah hari Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni.
“Kalau tahun lalu kami mengundang
Presiden dan para mantan Presiden. Tahun 2012 ini, kami mengundang para tokoh
masyarakat untuk berpidato memberikan pandangan mereka tentang empat pilar
bangsa,” katanya.
Taufiq Kiemas mengatakan, sosialisasi empat pilar
bangsa harus melibatkan seluruh masyarakat.
“Tidak mungkin MPR saya yang
menyosialisasikan empat pilar. Tetapi respons masyarakat saat ini sangat baik
dan survei menunjukkan banyak masyarakat memahami apa itu empat pilar,”
katanya.
Yewangoe mengatakan, empat pilar, terutama Pancasila
itu adalah rumah bersama dan jika kita keluar dari situ, maka bangsa ini bukan
bangsa Indonesia lagi.
“Pancasila ini rumah kita bersama, dan kalau kita keluar
dari situ, berarti bangsa ini akan runtuh,” katanya. [L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
