Ketua KY Siap Umumkan Hakim Tipikor Bermasalah
Selasa, 21 Agustus 2012 | 10:02
Eman Suparman [google] [JAKARTA] Ketua Komisi Yudisial (KY) Eman
Suparman mengindikasikan tidak hanya hakim ad hoc Pengadilan Tindak
Pidana Korupsi (Tipikor) di Semarang yang mencoreng penegakan hukum di
tanah air, khususnya pada pemberantasan korupsi, namun masih ada
beberapa lagi.
Pihaknya pun berjanji akan mengumumkannya ke publik nantinya.
“Sekarang Semarang dulu. Yang lain juga ada
masih banyak nanti saya kasih tahu lagi,” katanya usai silaturahmi
dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta,
Minggu (19/8).
Eman menyayangkan betul tindakan dua orang
hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang, Kartini Marpaung dan Hakim
Heru Kusbandoyo oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penangkapan terhadap keduanya, kata dia, udah diincar
baik oleh KPK maupun Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA). Sebab,
informasinya dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Semarang, perbuatannya
itu sudah luar biasa.
“Hakim yang satu itu sudah jarang melaksanakan tugas ditempat tugasnya
malah dia sering berhubungan dengan hakim di Semarang. Infonya, sampai
hari sebelum ditangkap jadi Heru tugas di Pontianak, tapi selalu
berhubungan dengan hakim Semarang. Jadi memang ini
sudah pemain betul,” jelas dia.
Menurutnya, Heru itu jarang bertugas sebagai
hakim di Pontianak dan dia justru sering berhubungan dengan para hakim
di Semarang. “Itu dua (orang) memang sudah bandit semua itu. Dan saya
sudah sepakat dengan Mahkamah Agung untuk memecatnya,
karena sudah nyata ketangkap KPK dan mau dibuktikan apalagi,” tegas
dia.
Eman mengaku, keduanya sudah pasti bersalah dan tanpa perlu dibuktikan
lagi lebih lanjut. “Sudahlah itu dipecat saja, sudah tidak beres dan
bisa menularkan virus-virus ketidakberesan di berbagai pengadilan,”
ucapnya. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
