Keluarga Mantan Gubernur DKI Bertahan Hidup dengan Uang Pensiun Rp 830.000
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 11:14
Evie Mamesa, istri mantan Gubernur DKI Henk Ngantung [JAKARTA] Rumah itu mungkin mewah pada zamannya, namun
kini terlihat tak terurus. Sebuah ruangan yang disebut ruang menerima tamu
terkunci rapat. Melongok ke dalamnya melalui kaca, terlihat beberapa kursi yang
ditempatkan tak beraturan. Langit-langitnya bolong-bolong di beberapa bagian.
Pemandangan tak jauh berbeda terjadi di ruangan lain yang disebut pemiliknya sebagai kamar
tidur. Langit-langit yang bocor coba ditambal dengan plastik. Namun, di
beberapa bagian, terlihat bercak bekas rembesan air yang menandakan jika hujan
turun airnya tetap menetes membasahi kamar. Selain TV 14 inch, tak ada barang
mewah di kamar maupun di rumah itu.
Rumah yang didominasi cat putih itu terletak di sebuah
gang sempit bernama Gang Jambu, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.
Pemilik rumah ini, Evie Mamesa menuturkan, sejak 1970 atau lebih dari 40 tahun
lalu, dia tinggal di rumah itu. Sejak sang suami wafat pada 1991, wanita
berusia 73 tahun itu, menetap ditemani tiga anjing peliharaannya di rumah
dengan luas lahan 2.440 meter persegi tersebut.
"Hanya ini harta peninggalan suami saya. Ketika saya
katakan hidup sederhana, benar-benar sederhana bukan?" katanya saat SP temui di kediamannya beberapa waktu
lalu.
Evie mengungkapkan, dia ingin sekali merawat rumah itu,
namun tak memiliki uang. Jangankan untuk memperbaiki dan membenahi rumah, untuk
hidupnya sehari-hari saja, terkadang dirinya kesulitan. Untuk dapat bertahan
hidup, Evie hanya mengandalkan uang pensiun sang suami sebesar Rp 830.000.
Uang
sejumlah itu memang tak cukup untuk menyambung hidup zaman sekarang. Jika
merasa semakin kepayahan, Evi terpaksa mendatangi Balai Kota Jakarta, bertemu
dengan gubernur yang menjabat untuk meminta pertolongan.
"Untuk bayar listrik dan air saja sudah tidak cukup.
Biasanya dibantu sama gubernur. Dari gubernurnya Pak Ali Sadikin, sampai Fauzi
Bowo pernah saya datangi," katanya lirih.
Demikian sepenggal kehidupan Evi Mamesa, istri mantan
Gubernur DKI Jakarta, Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau yang biasa disapa
Henk Ngantung, gubernur
kedua setelah terbentuknya Provinsi DKI Jakarta.
"Dibandingkan dengan mantan gubernur lain, sepertinya
hanya saya keluarga mantan gubernur
yang hidupnya sangat sederhana," katanya.
Meski hidup sederhana, bahkan nyaris kekurangan, Evie
mengaku tak khawatir. Para tetangganya dan anak ketiganya, Kamang Ngantung (44)
yang tinggal di daerah Cipayung, selalu siap membantu. Dia hanya merasa sedih,
karena tak adanya perhatian dari pemerintah daerah atas jasa sang suami.
Jangankan perhatian berupa rumah mewah, atau bentuk materi lainnya, secarik
kertas penghargaan atas jasa sang suami sebagai gubernur sekalipun tak pernah
diberikan pemerintah.
Padahal, beberapa monumen penting seperti Tugu Selamat
Datang di Bundaran HI, dan lambang Pemprov DKI merupakan buah karya sang suami
selama menjabat.
Hanya surat penghargaan dari Komando Strategis Cadangan
Angkatan Darat (Kostrad) yang ditandatangani oleh Pangkostrad ketika itu,
Mayjen Soeharto satu-satunya penghargaan yang diterima Henk Hantung karena
membuat sketsa lambang Kostrad.
"Saya tak mengharapkan uluran tangan dari yang lain,
yang saya harapkan hanyalah perhatian Pemda," ungkapnya menahan kesedihan.
[F-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
