Kelompok Anti-John Kei Datangi Mabes Polri untuk Dukung Tindakan Polisi
Rabu, 22 Februari 2012 | 15:03
John Kei (topi dan kacamata hitam) [google] [JAKARTA] Penangkapan John Kei, tersangka pembunuhan mantan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan
Harry Tantono alias Ayung, di Swissbell
Hotel, mulai merembet pada aksi dukung mendukung.
Ratusan massa yang mengaku dari Indonesia bagian Timur
beraksi di depan Mabes Polri, Rabu (22/2) untuk mendukung langkah polisi.
"Saya ini wakil AMKEI (Angkatan Muda Kei), nama saya
Daud Kei. Nyawa manusia ini tidak bisa dilukai. Itu hak Tuhan dan tindakan polisi
sudah tepat. Kami tidak terima dengan langkah John Kei. Kami ini dari semua
elemen masyarakat Timur yang selama ini tidak setuju dengan John Kei,"
kata Daud Kei.
AMKEI adalah organisasi yang selama ini dipimpin John Kei.
"Kami juga tidak setuju langkah Kapolda Metro Jaya
(Irjen Pol Untung S. Radjab) membesuk John Kei.
Siapa dia? Dia ini pelaku
kejahatan," ujar Daud yang sempat diterima oleh Divisi Hubungan Masyarakat
Mabes Polri.
Sejumlah spanduk dan poster juga menunjukan sikap mereka.
Misalnya,"Pak Polisi Kapan Giliran Tito Kei?", "Pak Hakim Hukum
Mati John Kei", dan "John Kei Cemen, Ditembak Kaki Cengeng".
Rio Hercules, yang ikut berorasi mengatakan jika Indonesia
adalah negara hukum.
"Massa aksi ini juga sebagian dari anak-anak Pulau Kei
dan Indonesia Timur. Negara ini negara hukum dan kita tidak boleh membunuh
seseorang dengan seenaknya. Langkah polisi sudah benar. Kita bela polisi,"
kata Rio.
Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, menyatakan Selasa,
kepolisian tak akan kalah dengan premanisme.
"Kita tidak boleh kalah dengan preman. Kedua kita akan
proses hukum pelakunya dan kontrol dari masyarakat. Kasih informasi kita untuk
langkah-langkah penindakan lebih lanjut dan nyata," kata Kapolri.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi
Rikwanto mengatakan saat ini ada sebelas kasus yang diduga melibatkan John Kei
dan anak buahnya. [beritasatu/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
