Kasus TKI Tewas Ditembak, Buruh Desak SBY Bersikap Tegas pada Malaysia
Selasa, 1 Mei 2012 | 12:20
Presiden SBY [google] [JAKARTA] Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam berbagai konfederasi
pekerja mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk bersikap tegas pada
Malaysia atas insiden terbunuhnya tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negeri
jiran itu.
"TKI Indonesia adalah penyumbang devisa yang besar bagi negara, kami
sebagai sesama pekerja harus membela mereka," kata Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam demonstrasi memperingati hari
buruh di bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Selasa (1/5).
Tindakan tegas yang dimaksud Iqbal adalah agar Presiden menarik seluruh TKI
dari Malaysia sampai ada perlindungan dari negara pada pahlawan devisa.
Para buruh yang bersatu dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia juga menyatakan
belasungkawa atas terjadinya penembakan/pembunuhan TKI Indonesia di Malaysia.
"Kami mengutuk keras tindakan tidak berperikemanusiaan aparat kepolisian
Diraja Malaysia tersebut. Bila perlu, kami bahkan akan menggalang aksi
solidaritas dengan menduduki Kedutaan Besar Malaysia," kata Iqbal.
Pada 25 Maret 2012, tiga TKI yang bernama Herman (34), Abdul Kadir Jaelani
(25), dan Mad Nur (28) mati tertembak polisi Malaysia di kawasan Port Dickson,
Negeri Sembilan, Malaysia. Diduga beberapa organ tubuh mereka diambil.
Pada hari buruh ini, sekitar 125.000 pekerja dari berbagai konfederasi dan
serikat di Jakarta dan sekitarnya berdemonstrasi di bundaran HI menuju Istana
Merdeka dan kemudian Gelora Bung Karno (GBK).
Di GBK, mereka akan membacakan manifesto buruh Indonesia yang berisi enam
tuntutan, di antaranya adalah adanya jaminan sosial, penghapusan sistem kerja
outsourcing, perbaikan komponen kebutuhan hidup layak, dan subsidi 14 triliun
per tahun untuk buruh. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Eyang Subur Diperiksa Terkait Pencemaran Nama Baik
Dijamin Tak Ada Penggusuran, Warga Akhirnya Buka Jalan
Presiden PKS Akui Ketemu Direktur PT Indoguna
Lapan Luncurkan Roket Pembawa Satelit Di Morotai
Mourinho Diusir Dari Bangku Cadangan Saat Final Piala Raja
Soal Capres, Gita Belum Direstui SBY
Warga Tutup Kembali Jalan I Gusti Ngurah Rai
