SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 31 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Kasus Pembakaran Rumah Dinas Bupati Kobar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru
Kamis, 5 Januari 2012 | 14:47

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution (Antara) Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution (Antara)

[JAKARTA] Kepolisian Negara RI saat ini menetapkan dua tersangka baru terkait kasus pembakaran rumah dinas Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Kamis (29/12).

"Dua tersangka baru yang ditetapkan berinisial KA bin AR berusia 30 tahun alamat Jalan Prakesuma Mendawai, Kobar dan S bin S berusia 43 tahun, alamat Jalan Gang Palau. Pada kedua tersangka ini kita kenakan pasal 187, 170, 55 dan 56," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Jakarta, Kamis (5/1).

Terkait kasus tersebut, Polri sudah menetapkan enam tersangka, dimana empat tersangka sebelumnya adalah S bin M, warga Kelurahan Candi, Pangkalan Bun, dan GH bin GT, warga Kelurahan Hilir, Pangkalan Bun, AG warga Sungai Hijau dan ABD, warga Kelurahan Baru, ujarnya.

"Peran para tersangka adalah melakukan pembakaran, kekerasan bersama di lapangan," kata Saud, menjelaskan.

Mengenai jumlah enam tersangka yang telah ditetapkan oleh polisi saat ini, Saud mengatakan ini semua belum final dan masih mencari aktor intelektual peristiwa perusakan dan pembakaran rumah dinas Bupati Kobar.

Kerugian akibat terbakarnya dua rumah itu mencapai Rp3,5 miliar.

Peristiwa berawal dimana massa berkumpul di salah satu kantor milik pasangan Sugianto-Eko Sumarno. Keduanya pernah maju dalam Pilkada Kobar pada pertengahan 2010.

Di sana massa berdoa bersama lalu arak-arakan kemudian mereka mendatangi rumah jabatan Bupati Kobar lalu melakukan perusakan dan pembakaran. Mereka lalu menuju rumah warga yang bersaksi di MK. Rumah itu juga dirusak dan dibakar.

Polisi menyita dua unit mobil yang mengangkut para pendukung Sugianto-Eko Sumarno serta dua jerigen bensin.

Aksi pembakaran rumah jabatan Bupati Kobar itu dipicu kekecewaan pada pemerintah pusat yang akan melantik bupati terpilih yang dimenangkan MK, yakni Ujang Iskandar-Bambang Purwanto (UJI-BP).

Massa pendukung Sugianto Sabran-Eko Soemarno yang kecewa pada pemerintah pusat menggelar demonstrasi sejak Rabu (28/12). Dan pada Kamis (29/12) sekitar pukul 12.00 WIB massa membakar rumah jabatan bupati Kobar yang berada di jalan Pangeran Antasari, Pangkalan Bun. [Ant/L-9]





Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»