Kasus GKI Yasmin, Polisi Upayakan Tak Terjadi Konflik Horizontal
Rabu, 1 Februari 2012 | 12:42
Kombes Pol Boy Rafli Amar [google] [JAKARTA]Secara
prinsip, pihak kepolisian tetap mencegah supaya tidak terjadi konflik
horizontal terhadap kasus GKI Yasmin. Kepolisian juga berupaya semaksimal
mungkin agar tidak sampai muncul provokator yang menjadi pemicu konflik.
Hal itu disampaikan, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat
Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi, Boy Rafli Amar, di Gedung DPR, Jakarta,
Rabu (1/2).
"Prinsipnya,
Polri mencegah terjadinya konflik horizontal. Karena itu Polri berupaya keras
supaya jangan sampai muncul provokator yang dapat menjadi pemicu konflik,"
kata Boy.
Dia menyatakan, bahwa kepolisian berada pada posisi netral dalam kasus GKI
Yasmin. Artinya, kepolisian tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah kota
Bogor untuk mencari jalan terbaik kasus tersebut.
"Pada
prinsipnya, Polri berada pada pihak yang netral atau ditengah. Polri ingin
cegah adanya ganguan keamanan dan bentrok antar warga," ungkapnya.
Dia berharap kepada seluruh pihak supaya dapat membangun rasa saling
pengertian. "Kepada para pihak terkait, mari kita membangun rasa saling
pengertian agar ada solusi. Tentu kita ingin saudara kita dari agama apapun
dapat melakukan ibadah dengan tenang. Marilah kita duduk bersama untuk mencari
soulsi yang terbaik," harapnya.
Ditambahkannya, Polri juga menghimbau para warga agar menjauhkan cara-cara
kekerasan. Disamping itu, lanjutnya, Polri tetap selalu hadir mengamankan
lokasi GKI Yasmin setiap Minggu sampai kasus itu selesai.
"Namanya
pergerakan orang kita tidak tahu datang darimana karena inikan lokasi yang bisa
dilalui siapa saja. Kita terus himbau kepada semua warga untuk menjauhkan
cara-cara kekerasan. Kita sangat berharap sekali tidak ada kekerasan dalam
penyelesaian masalah," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi, Timur Pradopo mengatakan, seluruh pihak
harus menghormati proses penyelesaian GKI Yasmin yang sedang berjalan.
"Semua proses
harus dihormati. Polri tetap fokus untuk mengamankan," kata Timur sebelum
mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi III. [CKP/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
