SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 31 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Kampung Inggris Pertama di Kalsel Diresmikan
Selasa, 27 Agustus 2013 | 10:55

Sekjen Kemnakertrans, Muchtar Lutfie, memukul Gong sebagai tanda membuka secara resmi Kampung Inggris di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Barita Kuala, Kalsel, Selasa (27/8). [SP/Edi Hardum]
Sekjen Kemnakertrans, Muchtar Lutfie, memukul Gong sebagai tanda membuka secara resmi Kampung Inggris di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Barita Kuala, Kalsel, Selasa (27/8). [SP/Edi Hardum]

[BANJARMASIN] Kampung Inggris Transmigrasi pertama di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi dibuka dan diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans), Muchtar Lutfie di Desa Karang Indah, Selasa (27/8).

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 1.500 orang masyarakat transmigran di desa tersebut yang terdiri dari anak-anak sekolah dan orangtua.

Muchtar mengatakan, kampung Inggris ini merupakan rintisan desa dari kawasan transmigrasi sehingga disebut juga dengan Kampung Inggris Transmigrasi. Kegiatan Bahasa Inggris di kampung ini sudah dirintis sejak Oktober 2012, bahkan "soft launching" secara formal telah dilakukan awal November 2012. Para penduduknya yang merupakan transmigran berprofesi sebagai petani. Pekerjaan mereka sehari-hari adalah budidaya komoditas Jeruk Siam.

Muchtar mengatakan, dukungan terhadap Kampung Inggris antara lain, pertama, pembangunan sarana dan prasarana jalan dan gapura. Kedua, adanya produk unggulan padi dan jeruk dalam sistem pertanian surjan. Potensi pemasaran kedua produk unggulan tersebut ke mancanegara akan lebih berkembang jika marga mahir berkomunikasi dalam bahasa Inggris, disamping itu Desa Karang Indah akan tumbug sebagai Kampung Transmigrasu dan agrowisata, yang siap menerima wisatawan asing.

Ketiga, potensi kemampuan bahasa Inggris dapat dikembangkan di desa lain, di luar Karang Indah bahkan di luar Kecamatan Mandastana.

Muchtar berharap, Kampung Inggris Transmigrasi ke depan diharapkan bisa tumbuh, berkembangan dan maju menjadi sepertu halnya kampung Inggris Pare Kediri, serta menjadi percontohan bagi kawasan transmigrasi lainnya di Indonesia.

Lutfi mengatakan, pendirian Kampung Inggris transmigrasi pertama di Indonesia itu adalah salah satu upaya untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat.

Sebelumnya telah diberangkatkan 10 orang tutor asal Karang Indah untuk bahasa Inggris di Pare Kediri selama enam bulan yang sekarang sudah siap di lokasi karang tengah.

Ia mengatakan, keberhasilan program transmigrasi di Indonesia tergantung pada tiga pokok, pertama, ketersediaan lahan yang memenuhi syarat clean and clear serta layak huni, layak usaha, layak berkembang dan layak lingkungan. Kedua, tersedianya sarana dan prasarana permukiman seperti fasilitas jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, fasilitas umum dan sosial. Ketiga, tersedianya sumber daya manusia yang bisa memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia.

Sumber daya manusia yang menjadi andalan adalah terdiri atas transmigran terampil, ulet, gigih dan berjiwa pionir untuk meningkatka kesejahteraannya dan mendukung pembangunan daerah.

Upaya masyarakat transmigrasi dalam mengembangkan enterpreneurship merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian lebih dan serius. Selain transmigrasi, juga yang lebih penting adalah peningkatan pendapatan melalui penciptaaan lapangan kerja sendiri oleh masyarakat transmigrasi akan semakin nyata. [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»