SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 2 September 2014
Pencarian Arsip

Kamal Bantah Pernyataan Gayus Tambunan
Jumat, 10 Desember 2010 | 15:24

[JAKARTA] Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kamal Sofyan membantah pernyataan terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan yang mengatakan bahwa Jampidum meminta jatah kepada Haposan.

Menurut Kamal, dia tidak pernah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian untuk kasus pertama Gayus, yaitu penggelapan. "Saya tidak pernah terima SPDP-nya. Jika saya lihat pasti saya sudah buat disposisi untuk koordinasi dengan Jampidsus dengan adanya pasal korupsi di dalamnya," ungkap Kamal, Jumat (10/12).

Pria yang kini menjadi Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) mengatakan, waktu itu sedang masa peralihan dari Jampidum lama AH Ritonga ke dirinya. "Jadi, saya pikir itu  (SPDP) sudah pada jaman Pak Ritonga," katanya.

Kamal juga membantah mengenal Gayus Tambunan dan juga mantan pengacara Gayus, Haposan Hutagalung.

Lebih lanjut Kamal mengatakan, dirinya hanya menerima SPDP yang telah direkayasa, yaitu penggelapan Rp 370 juta oleh Gayus. Salah satu PT minta menguruskan karena tugas Gayus itu menguruskan keberatan pajak perorangan atau badan hukum. [NOV/A-21])




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»