SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 27 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Kabupaten Pandeglang Dipimpin Plh Bupati
Kamis, 18 November 2010 | 11:20

[SERANG] Kabupaten Pandeglang saat ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Endang Sadina yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, menyusul berakhirnya masa jabatan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi, Selasa (16/11) lalu.
 
Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten Komari, kepada SP, Kamis (18/11) pagi menjelaskan, penunjukan Endang Sadina sebagai Plh Bupati hanya untuk sementara sambil menunggu keputusan Menteri Dalam Negari (Mendagri) terkait tiga nama calon yang telah diusulkan Gubernur Banten untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Pandeglang.

“Gubernur Banten telah mengusulkan tiga nama calon untuk menduduki posisi Plt Bupati Pandeglang. Karena keputusan dari Mendagri belum turun, maka Gubernur Banten menunjuk Sekda Pandeglang Endang Sadina sebagai Plh Bupati Pandeglang agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Pandeglang,” ujarnya.

Menurut Komari, roda pemerintahan di Pandeglang tetap berjalan normal seperti biasa, karena sudah ada Plh Bupati Endang Sadina yang mengendalikan pemerintahan. “Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait tiga nama calon yang telah diusulkan oleh Gubernur Banten untuk menjadi Plt Bupati Pandeglang. Kalau nanti keputusan dari Mendagri sudah turun, maka calon yang ditetapkan Mendagri itu akan langsung dilantik oleh Gubernur Banten untuk menjadi Plt Bupati Pandeglang,” katanya.

Untuk diketahui, Erwan Kurtubi, mantan Bupati Pandeglang mencalonkan diri sebagai bupati Pandeglang berpasangan dengan Heryani dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Pandeglang 3 Oktober 2010 lalu, bersama lima pasangan calon lainnya.

Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih, yang diselenggarakan oleh KPU Pandeglang, 10 Oktober 2010 lalu, ditetapkan bahwa pasangan incumbent nomor urut 6,  Erwan Kurtubi-Heryani menjadi pasangan terpilih dan menjadi bupati dan wakil bupati Pandeglang periode 2010-2015, dengan meraih suara sebanyak 239.510 (43 %) suara.

Namun, pasangan nomor urut 5, Irna Nurlita-Apu Mahpud mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan pasangan Erwan-Heryani. MK kemudian mengabulkan gugatan pemohon dalam hal ini pasangan Irna Nurlita-Apud Mahpud.

Melalui putusan Nomor 190/PHPU.D-VIII/2010 , tertanggal 4 November 2010, MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang untuk melakukan pemungutan suara ulang pilkada Pandeglang, karena pasangan nomor urut 6, Erwan-Heryani telah terukti  melakukan  praktik  politik uang (money politics)  dan penyalahgunaan jabatan.
Ketua KPU Pandeglang Budi Prakoso mengatakan, pemungutan suara ulang pilkada Pandeglang akan dilakukan 12 Desember 2010 mendatang dengan melibatkan 6 pasangan calon dan berlaku untuk semua tempat pemungutan suara (TPS) di Pandeglang. “Kami hanya diberi waktu 90 hari oleh MK untuk melaporkan hasil pemungutan suara ulang pilkada Pandeglang. Karena itu, kami telah menetapkan jadwal pemungutan suara ulang tersebut,” katanya. [149] 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»