SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Jelang Putaran II Pilpres Prancis, Sarkozy-Hollande Berdebat Sengit
Jumat, 4 Mei 2012 | 11:56

Presiden Prancis dan kandidat Presiden Prancis dari Partai Persatuan Gerakan Populer (UMP) untuk pemilihan presiden 2012, Nicolas Sarkozy (kanan)  tampil dalam acara TV "Le Grand Jurnal" yang diselenggarakan TV Prancis  Canal+ di Paris, Kamis (3/5) [AFP] Presiden Prancis dan kandidat Presiden Prancis dari Partai Persatuan Gerakan Populer (UMP) untuk pemilihan presiden 2012, Nicolas Sarkozy (kanan) tampil dalam acara TV "Le Grand Jurnal" yang diselenggarakan TV Prancis Canal+ di Paris, Kamis (3/5) [AFP]

  [PARIS] Kandidat presiden incumbent Prancis Nicolas Sarkozy dan kandidat presiden dari Partai Sosialis, Francois Hollande, menghadiri malam debat pemilihan presiden disiarkan televisi nasional, Rabu (2/5), menjelang pemilihan presiden putaran kedua pada 6 Mei mendatang.   Sarkozy dan Hollande terlibat dalam perdebatan sengit diwarnai tuduhan kebohongan, fitnah, dan arogansi terhadap masing-masing pribadi, terkait kebijakan ekonomi sosial Prancis.  

Hollande menyerang Sarkozy karena mendukung orang kaya untuk kepuasan diri. Dia menuduh Sarkozy berusaha menggunakan kambing hitam untuk menyalahkan siapa pun, kecuali dirinya sendiri atas semua masalah Prancis, terutama untuk pertumbuhan ekonomi rendah dan tingkat pengangguran tinggi.  Hollande juga mengecam reformasi pajak di bawah Sarkozy, yang dilihat oposisi kiri sebagai terlalu ramah terhadap orang miskin.  

“Mengatakan bahwa kami menawarkan hadiah kepada orang kaya adalah fitnah, itu bohong,” bantah Sarkozy.   

Kampanye pilpres Prancis sebagian besar berfokus pada isu-isu domestik, seperti ekonomi lemah, imigrasi, dan integrasi Muslim Prancis. Hasil pilpres Prancis sangat penting bagi bangsa Prancis dan komunitas internasional dikarenakan Prancis merupakan mesin ekonomi utama Eropa, ditengah krisis utang zona euro.  

Sarkozy mengatakan Prancis perlu melakukan lebih banyak pemotongan pengeluaran dan utang. Sementara Hollande lebih memilih program stimulus didanai pemerintah. Hollande menyerukan persatuan nasional dan keadilan sosial. Dia berulang kali menggunakan salah satu kata-kata slogan kampanye “bersatu” untuk menyindir Sarkozy “pemecah belah”.   

“Saya akan melindungi anak-anak Republik dan anda, anda melindungi mereka yang paling istimewa,” kata Hollande kepada Sarkozy, yang merespon bahwa dirinya tidak mencintai orang kaya.  

Perdebatan berlangsung selama hampir tiga jam, dengan dua moderator televisi tak berkutik ketika Sarkozy dan Hollande saling bertukar penghinaan dan interupsi. Sarkozy mengecam kritik terhadap dirinya, terutama mengenai cara dirinya menangani perekonomian. Sarkozy menyerang balik dengan mengatakan Hollande tidak memiliki pengalaman pemerintahan.  

Masalah lain yang menjadi sorotan dalam kampanye presiden Prancis adalah isu imigran. Baik Sosialis dan konservatif berusaha mencari cara untuk memikat pemilih sayap kanan anti-imigran. Sarkozy mengecam mereka membandingkannya dengan kolaborasi NAZI Prancis karena retorika kampanye keras terhadap imigran. Hollande dan Sarkozy memiliki sikap sama terkait pelayanan khusus untuk komunitas Muslim Prancis.  

Sarkozy menolak memberikan menu “halal” atau fasilitas kolam terpisah antara pria dan wanita untuk memenuhi permintaan umat Muslim. Dia juga menegaskan akan mendukung larangan cadar menutupi wajah.  

Hollande dan Sarkozy akan menghadapi pilpres putaran kedua pada 6 Mei mendatang. Francois Hollande telah berhasil mengalahkan Sarkozy dalam pemilihan umum presiden putaran pertama Prancis, Minggu (22/4). Hollande berhasil meraih 28,4 persen dan Sarkozy 27 persen, sementara posisi ketiga dipegang oleh Marine Le Pen dengan meraih 18,3 persen.  

Sebuah jajak pendapat dari tiga lembaga survei Ipsos, CSA, dan IFOP menunjukkan Hollande diperkirakan akan memenangi pilpres putaran kedua 6 Mei. Dari hasil jajak pendapat itu juga menunjukkan kegelisahan warga Prancis terkait lapangan pekerjaan dan pendapatan pribadi. [AP/AFP/D-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN