SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Jelang Pemilu Timor Leste, Pemerintah Tak Evakuasi WNI
Jumat, 9 Maret 2012 | 15:09

Marty Natalegawa [google] Marty Natalegawa [google]


[JAKARTA] Jelang Pemilu Presiden di Timor Leste yang akan berlangsung pada 17 Maret mendatang, Pemerintah Indonesia tidak akan mengambil langkah untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada disana. Pasalnya, meski disinyalir kampanye yang dilakukan sejumlah calon presiden Timor Leste mulai memanas, Pemilu di wilayah bekas provinsi Indonesia yang ke-27, yaitu Timor Timur yang merdeka menjadi negara Timor Leste pada tahun 2002 diyakini akan berlancar aman dan tertib.

"Tidak ada anggapan bahwa Pemilu itu tidak berjalan dengan baik. Pasti berjalan dengan baik," ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Marty Natalegawa usai mendampingi kunjungan kehormatan delegasi Parlemen Denmark dan upacara penyerahan surat kepercayaan Dubes LBBP Resident dan Non Resident untuk Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/3).

Jelas dia, Timor Leste adalah salah satu negara tetangga Indonesia yang memiliki hubungan sangat erat dengan negara ini.
Dirinya pun mengatakan, sejauh pantauan saat ini persiapan Pemilu Timor Leste yang akan berlangsung untuk kedua kalinya, sejak negara itu secara resmi diakui kemerdekannya pada tahun 2002 masih berjalan aman-aman saja. "Kita mengikuti dengan seksama perkembangan Pemilu disana," tambahnya saat ditanya apakah Pemerintah mendengar bahwa Pemilu disana akan terhambat.

Di sisi lain, menyangkut keanggotan Timor Leste pada ASEAN, Marty menceritakan, sebenarnya di antara negara ASEAN pada KTT  November lalu, sudah ada ungkapan yang menyambut positif aplikasi Timor Leste untuk bergabung ke dalam ASEAN. Jadi, jelasnya sudah ada ungkapan positif secara politik terkait hal ini.

Adapun, saat ini menurutnya yang perlu mendapatkan pembahasan lebih lanjut adalah menyangkut modalitasnya. "Bagaimana urut-urutannya dan prosesnya sehingga Timor Leste, Insya Allah, bisa bergabung secara penuh dalam keluarga besar ASEAN. Ini sedang dibahas dalam tingkat Menlu dan juga tingkat teknis," tambah dia. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN