Jelang Pemilu Timor Leste, Pemerintah Tak Evakuasi WNI
Jumat, 9 Maret 2012 | 15:09
Marty Natalegawa [google]
[JAKARTA] Jelang Pemilu Presiden di Timor Leste yang akan berlangsung pada 17
Maret mendatang, Pemerintah Indonesia tidak akan mengambil langkah untuk
mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada disana. Pasalnya, meski
disinyalir kampanye yang dilakukan sejumlah calon presiden Timor Leste mulai
memanas, Pemilu di wilayah bekas provinsi Indonesia yang ke-27, yaitu Timor
Timur yang merdeka menjadi negara Timor Leste pada tahun 2002 diyakini akan
berlancar aman dan tertib.
"Tidak ada anggapan bahwa Pemilu itu tidak berjalan dengan baik. Pasti
berjalan dengan baik," ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Marty
Natalegawa usai mendampingi kunjungan kehormatan delegasi Parlemen Denmark dan
upacara penyerahan surat kepercayaan Dubes LBBP Resident dan Non Resident untuk
Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/3).
Jelas dia, Timor Leste adalah salah satu negara tetangga Indonesia yang
memiliki hubungan sangat erat dengan negara ini.
Dirinya pun mengatakan, sejauh pantauan saat ini persiapan Pemilu Timor Leste
yang akan berlangsung untuk kedua kalinya, sejak negara itu secara resmi diakui
kemerdekannya pada tahun 2002 masih berjalan aman-aman saja. "Kita
mengikuti dengan seksama perkembangan Pemilu disana," tambahnya saat
ditanya apakah Pemerintah mendengar bahwa Pemilu disana akan terhambat.
Di sisi lain, menyangkut keanggotan Timor Leste pada ASEAN, Marty menceritakan,
sebenarnya di antara negara ASEAN pada KTT November lalu, sudah ada
ungkapan yang menyambut positif aplikasi Timor Leste untuk bergabung ke dalam
ASEAN. Jadi, jelasnya sudah ada ungkapan positif secara politik terkait hal
ini.
Adapun, saat ini menurutnya yang perlu mendapatkan pembahasan lebih lanjut
adalah menyangkut modalitasnya. "Bagaimana urut-urutannya dan prosesnya
sehingga Timor Leste, Insya Allah, bisa bergabung secara penuh dalam keluarga
besar ASEAN. Ini sedang dibahas dalam tingkat Menlu dan juga tingkat
teknis," tambah dia. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
