SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 18 Mei 2013
Pencarian Arsip

Jangan Tolak Pin 2AA BlackBerry!
Jumat, 15 Juni 2012 | 10:25

Eka Anwar dan Vina Schalwig memperkenalkan BB Porsche di hadapan wartawan [SP/Unggul Wirawan] Eka Anwar dan Vina Schalwig memperkenalkan BB Porsche di hadapan wartawan [SP/Unggul Wirawan]

[JAKARTA] Research In Motion (RIM) secara resmi meluncurkan ponsel cerdas BlackBerry  P’9981Porsche Design di Jakarta, Kamis (14/6). Selain mengandalkan tampilan desain yang bergaya dan mewah, P’9981 menawarkan pin BB eksklusif. Pin dengan tiga digit awal 2AA akan menandakan seseorang sebagai pemilik BB Porsche.

“Jadi jangan tolak jika ada invite dari pin dengan seri awal 2AA. Itu pasti bos yang invite! Sesama pemilik BB Porsche pasti juga akan tahu, pin itu khusus. Harganya memang cukup mahal. Tetapi itulah kemewahan  dan eksklusivitas itulah yang memang ditawarkan dari BB Porsche,” ujar Direktur Marketing PT RIM Indonesia Eka Anwar seraya berkelakar.

Menurut Eka, BB P’9981 Porsche yang dijual dengan harga Rp 18.888.888 /unit  memang diakui tergolong mahal. Namun harga itu dianggap sepadan dengan dua perpaduan dua merek besar. Produk yang disebut handmade ini juga menawarkan keunikan pin yang eksklusif, serta desain mewah dan elegan pada kasis stainless steel dan back cover kulit.

“Kenapa harganya harus banyak delapan? Tahu sendirilah, orang Indonesia masih percaya angka delapan berarti lancar. Walaupun Indonesia masih disebut negara berkembang, ada sejumlah orang yang memang kaya dan itulah peluang,” tambah Eka optimistis.

Sistem operasi P’9981 menghadirkan paduan yang lebih kaya dan terintegrasi untuk aplikasi telepon, email, pesan teks, dan aplikasi sosial. Produk ini dibekali memori on board 8 GB yang dapat ditingkatkan menjadi 40 GB dengan micro SD. Dengan layar sentuh yang responsif, P’9981 dilengkapi kemampuan perekaman video HD plus grafis resolusi tinggi 24 bit.


“Mungkin stok P’9981 sudah habis di pasaran, tapi kami akan kirim paket berikutnya on demand. Kami memang sangat menjaga eksklusivitasnya. Kami harap cukup memenuhi orang-orang yang menginginkan kemewahan BB ini. Kalau produk BB yang lain, tentu saya jawab bahwa  kami ingin menjual sebanyak-banyaknya. Ada limitasinya, tapi saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya,” dalih Eka.

Sejauh ini, RIM Indonesia tidak memberlakukan system penjualan indent untuk P’9981. BlackBerry P’9981 Porsche Design masih dijual terbatas di sejumlah kota besar Indonesia. Ponsel yang bekerja dengan prosesor 1,2 GHz ini hanya dapat ditemukan pada gerai distributor resmi yakni PT Teletama Artha Mandiri, PT Selular Media Indotama, dan PT Comtech Cellular.  BlackBerry yang menguasai pangsa pasar hingga 52 persen untuk kategori ponsel cerdas memang mengincar ceruk pasar mengiurkan konsumen Indonesia.

“Rancangan desain BlackBerry dilakukan studio Porsche di Austria. Kami terinspirasi dari kebutuhan konsumen. Kredo design lux engineering berlaku untuk setiap produk. Kolaborasi BlackBerry dan Porsche merupakan pasangan sempurna dalam teknologi,” kata Sales & Marketing Manager Porsche  Design, Vina Schalwig saat acara peluncuran.

Sementara dalam siaran pers, CEO Porsche Design Group Juergen Gessler mengatakan BlackBerry P’9981 merupakan produk yang menjadi tonggak sejarah bagi Porsche Design. Produk tersbeut merupakan perwakilan ikonik dari filosofi gaya Porsche Design dan fokus RIM pada teknologi. Dua hal itu dikombikasikan sedemikian rupa untuk menghadirkan kemewahan dan kinerja yang prima. [U-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN