Jangan Tolak Pin 2AA BlackBerry!
Jumat, 15 Juni 2012 | 10:25
Eka Anwar dan Vina Schalwig memperkenalkan BB Porsche di hadapan wartawan [SP/Unggul Wirawan] [JAKARTA] Research
In Motion (RIM) secara resmi meluncurkan ponsel cerdas BlackBerry
P’9981Porsche Design di Jakarta, Kamis (14/6). Selain mengandalkan tampilan
desain yang bergaya dan mewah, P’9981 menawarkan pin BB eksklusif. Pin dengan
tiga digit awal 2AA akan menandakan seseorang sebagai pemilik BB Porsche.
“Jadi jangan tolak jika ada invite dari pin dengan seri awal 2AA. Itu pasti bos
yang invite! Sesama pemilik BB Porsche pasti juga akan tahu, pin itu khusus.
Harganya memang cukup mahal. Tetapi itulah kemewahan dan eksklusivitas
itulah yang memang ditawarkan dari BB Porsche,” ujar Direktur Marketing PT RIM
Indonesia Eka Anwar seraya berkelakar.
Menurut Eka, BB P’9981 Porsche yang dijual dengan harga Rp 18.888.888
/unit memang diakui tergolong mahal. Namun harga itu dianggap sepadan
dengan dua perpaduan dua merek besar. Produk yang disebut handmade ini juga
menawarkan keunikan pin yang eksklusif, serta desain mewah dan elegan pada
kasis stainless steel dan back cover kulit.
“Kenapa harganya harus banyak delapan? Tahu sendirilah, orang Indonesia masih
percaya angka delapan berarti lancar. Walaupun Indonesia masih disebut negara
berkembang, ada sejumlah orang yang memang kaya dan itulah peluang,” tambah Eka
optimistis.
Sistem operasi P’9981 menghadirkan paduan yang lebih kaya dan terintegrasi
untuk aplikasi telepon, email, pesan teks, dan aplikasi sosial. Produk ini
dibekali memori on board 8 GB yang dapat ditingkatkan menjadi 40 GB dengan
micro SD. Dengan layar sentuh yang responsif, P’9981 dilengkapi kemampuan
perekaman video HD plus grafis resolusi tinggi 24 bit.
“Mungkin stok P’9981 sudah habis di pasaran, tapi kami akan kirim paket
berikutnya on demand. Kami memang sangat menjaga eksklusivitasnya. Kami harap
cukup memenuhi orang-orang yang menginginkan kemewahan BB ini. Kalau produk BB
yang lain, tentu saya jawab bahwa kami ingin menjual sebanyak-banyaknya.
Ada limitasinya, tapi saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya,” dalih Eka.
Sejauh ini, RIM Indonesia tidak memberlakukan system penjualan indent untuk
P’9981. BlackBerry P’9981 Porsche Design masih dijual terbatas di sejumlah kota
besar Indonesia. Ponsel yang bekerja dengan prosesor 1,2 GHz ini hanya dapat
ditemukan pada gerai distributor resmi yakni PT Teletama Artha Mandiri, PT
Selular Media Indotama, dan PT Comtech Cellular. BlackBerry yang
menguasai pangsa pasar hingga 52 persen untuk kategori ponsel cerdas memang
mengincar ceruk pasar mengiurkan konsumen Indonesia.
“Rancangan desain BlackBerry dilakukan studio Porsche di Austria. Kami
terinspirasi dari kebutuhan konsumen. Kredo design lux engineering berlaku
untuk setiap produk. Kolaborasi BlackBerry dan Porsche merupakan pasangan
sempurna dalam teknologi,” kata Sales & Marketing Manager Porsche Design,
Vina Schalwig saat acara peluncuran.
Sementara dalam siaran pers, CEO Porsche Design Group Juergen Gessler
mengatakan BlackBerry P’9981 merupakan produk yang menjadi tonggak sejarah bagi
Porsche Design. Produk tersbeut merupakan perwakilan ikonik dari filosofi gaya
Porsche Design dan fokus RIM pada teknologi. Dua hal itu dikombikasikan
sedemikian rupa untuk menghadirkan kemewahan dan kinerja yang prima. [U-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aiptu Labora Sitorus Mesin ATM Perwira Polisi Papua Hingga Mabes?
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Jangan Sampai Stasiun Tujuan Terlewat
Difitnah Istri Selingkuh Dengan Anaknya, Syarief Hassan Polisikan Triomacan
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
