Bungkam Bayern Munich 3-2
Inter Milan Selamatkan Muka Italia
Rabu, 16 Maret 2011 | 8:38
Para pemain Inter Milan merayakan kemenangan [MUNCHEN] Inter Milan, juara Liga Champions musim lalu, menyelamatkan muka Italia di Liga Champions musim ini setelah lolos ke babak perempat final menyusul kemenangan 3-2 atas tuan rumah Bayern Munich pada laga kedua babak 16 di Stadion Allianz pada Selasa (15/3/2011) atau Rabu (16/3/2011) dini hari.
Sebenarnya kedua tim yang bertemu di final Liga Champions musim lalu secara agregat imbang 3-3, tetapi Inter Milan berhak mendapat satu tempat di perempat final karena lebih banyak mencetak gol di kandang lawan. Pada laga pertama di San Siro, Bayern Munich hanya mencetak satu gol.
Kemenangan Inter Milan itu sekaligus mengulangi kemenangan mereka pada partai final atas Bayern Munich musim lalu. Inter adalah satu-satunya klub Italia yang masih bertahan di pentas Liga Champions. Dua tim lainnya yaitu AC Milan dan AS Roma sudah terlebih dahulu keok di babak 16 dari lawan-lawan mereka.
Harapan Inter Milan untuk menang pada pertandingan dini hari tadi itu sebenarnya tipis ketika mereka tertinggal 1-2 hingga babak kedua hampir berakhir. Dua gol Bayern Munich pada babak pertama itu dicetak striker Mario Gomez dan pemain muda Thomas Mueller. Sementara striker internasional Kamerun, Samuel Etoo memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 1-2.
Tetapi dua gol Inter Milan dari gelandang internasional Belandang Wesley Sneijder dan Goran Pandev pada menit terakhir pertandingan mengantar Inter meraih satu tempat di babak perempat final.
Pelatih Inter Milan gembira bukan kepalang ketika Pandev berhasil menjebol gawang Bayern Munich pada menit terakhir dan karena itu pelatih asal Brasil itu tidak jemu-jemunya memuji pemainnya itu.
“Dalam satu tahun, tim ini memiliki tiga pelatih, tiga cara berpikir dan tiga bahasa yang berbeda,” kata mantan pelatih AC Milan berusia 41 tahun itu.
“Anda musti memiliki inteligensi yang tinggi untuk mencapai itu semua, setelah memenangkan segala-galanya. Kualitas yang luar biasa dari tim ini adalah inteligensi itu sendiri. Tim ini memiliki kepintaran taktik dan intuisi alamiah,” kata mantan pemain AC Milan itu.
Dia melanjutkan, “Inter mampu berbuat apa saja, klub ini juga berkembang dari hari ke hari dan kami masih dalam jalur juara Liga Champions.”
Sementara pelatih Bayern Munich Louis Van Gaal yang akan hengkang dari Allianz akhir musim ini setelah meraih dua gelar domestik dan runner up Liga Champions musim lalu mengaku kecewa atas kekalahan tersebut.
“Ketika Anda kalah seperti itu, tentu saja sangat mengecewakan tetapi aspek yang paling mengecewakan adalah bahwa kami sekali lagi merusak diri sendiri,” kata pelatih asal Belanda berusia 59 tahun yang sudah meraih gelar Liga Champions bersama Ajax Amsterdam pada 1995 sebelum kalah di final pada 1996.
Dia melanjutkan, “Ini bukan yang pertama kali terjadi pada musim ini. Kami masih tidak pernah belajar dari kesalahan-kesalahan kami.” [AFP/A-21]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Adik Tiri Gubernur Atut Ditetapkan Jadi Tersangka
Huawei Ascend P6, Ponsel Cerdas Paling Tipis di Dunia
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
Pemerintah Ajukan Penundaan Amnesti TKI
Nazaruddin Berbisnis dari Penjara
Antisipasi Mahasiswa Ngamuk, Kampus Nommensen Diliburkan Selama Sepekan
