SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip

Imigran Mengamuk, Kaca Jendela Ruang Satreskrim Polres Serang Rusak
Rabu, 10 April 2013 | 6:01

Ilustrasi imigran gelap asal Afghanistan [google] Ilustrasi imigran gelap asal Afghanistan [google]

[SERANG]  Sejumlah imigran ilegal asal Iran dan Irak, yang berhasil diamankan Polda Banten, Selasa (9/4) pagi, tiba-tiba mengamuk ketika dibawa ke Mapolres Serang.

Beberapa di antara imigran ilegal tersebut tiba-tiba mengamuk dan hendak melarikan diri. Mereka melakukan perusakan dua kaca jendela di ruang Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Serang.

Kejadian tersebut berawal ketika tim dari Satuan Tugas (Satgas) People Smugling  Polda Banten  menangkap imigran tersebut di Kampung Baru, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Sebanyak 51 imigran yang berhasil diamankan, sementara 19 lainnya melarikan diri. Setelah ditangkap, tim dari Satgas People Smugling Polda Banten mengantarkan para imigran tersebut ke Mapolres Serang.

Ketika tiba di Mapolres Serang, beberapa di antara para imigran mengamuk dan tidak mau ditangkap. Mereka berusaha melarikan diri, namun aparat kepolisian dengan sigap menangkap mereka kembali.

Melihat situasi yang tidak kondusif tersebut, puluhan imigran ilegal itu kemudian dibawa ke Hotel de Gria yang terletak di Kota Serang untuk selanjutnya ditangani oleh Kantor Imigrasi Serang. 

Kapolres Serang, AKBP Ady Soeseno menjelaskan, para imigran tersebut  mengamuk karena ingin segara dibebaskan.  “Setelah dibawa ke Polres Serang, aparat kami langsung membawa para imigran tersebut ke Hotel D’Gria, Kota Serang supaya tidak ada perusakan lagi di Polres Serang,” ujarnya.

Ady menegaskan, sekitar tiga  imigran ilegal yang melakukan perusakan terhadap fasilitas negara di Polres Serang, terpaksa ditetapkan sebagai tersangka.

“Para tersangka pelaku perusakan itu akan kami periksa. Mau tidak mau kami jadikan mereka tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit People Smugling Polda Banten AKBP TP Damanik menjelaskan  para imigran tersebut  melarikan diri dari kawasan Keronjo, Kabupaten Tangerang, dengan tujuan Australia.

Sebelum diproses di Satgas People Smugling Polda Banten, para imigran ini terlebih dahulu diproses di Polres Serang. Namun, pada saat pemeriksaan sejumlah imigran mengamuk dan meminta untuk dibebaskan.

Sebagian imigran juga berlarian ke arah belakang gedung Satreskrim Polres Serang, namun berhasil dikejar kembali oleh petugas bersenjata lengkap yang mengamankan para imigran tersebut.

Kemarahan para  imigran kian memucak, saat polisi berencana mengevakuasi para imigran ke Hotel D’Gria untuk dikarantina. Sebanyak  tiga orang  di antaranya mengamuk dan merusak jendela kaca depan Satreskrim.

Akibatnya dua jendela hancur oleh pukulan dan tendangan para imigran. Kejadian tersebut  tidak mengurungkan niat petugas untuk mengevakuasi para imigran gelap tersebut.

Untuk  tiga imigran yang melakukan perusakan langsung diperiksa oleh  penyidik Polres Serang. Sebelumnya, sebanyak 53 imigran yang berasal dari Banglades, Afghanistan dan  Myanmar diamankan Polair Polda Banten, di Perairan Pasauran Anyer, Kabupaten Serang, Senin (8/4) dinihari. Dari jumlah tersebut dua diantaranya wanita dan satu balita. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN