Ihh…! Bau Kotoran Sapi Ganggu UN di Bogor
Rabu, 18 April 2012 | 11:58
Ilustrasi ujian nasional [google] [BOGOR] Bau kotoran sapi yang menyengat membuat ratusan
siswa-siswi SMK Bhakti Insani di Jalan Batutulis, Kelurahan Batutulis,
Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang tengah mengikuti Ujian Nasional (UN) pada
hari kedua, Selasa (17/4) harus menggunakan masker. Para siswa mengaku
terganggu dengan bau kotoran yang berasal dari kandang sapi yang terletak tepat
di samping sekolah mereka.
Beberapa siswa SMK Bhakti Insani mengatakan, sebenarnya
bau tak sedap itu sudah berlangsung lama. Hanya saja, saat UN, bau tak sedap
itu dirasakan sangat mengganggu karena mereka harus berkonsentrasi mengerjakan
soal-soal. Firman, Asep, Rista, dan sejumlah siswa lainnya berharap bau tak
sedap itu akan segera diatasi karena mengganggu proses belajar mengajar di
sekolah mereka.
“Bau kotorannya amat menyengat, terutama bila sedang
terik. Meski sudah memakai pengharum ruangan, kipas angin, bahkan pewangi
tubuh, baunya tak hilang juga,” keluh mereka.
Akibatnya, tak sedikit siswa-siswi yang terlihat
mondar-mandir ke kamar kecil karena tak tahan harus mencium bau tak sedap
tersebut. Bila kejadian ini berlangsung terus-menerus tentu akan mengganggu
proses belajar-mengajar.
Sementara itu Kepala Sekolah SMK Bhakti Insani, Budiyono
menuturkan, posisi kandang sapi yang terletak di dekat sekolahnya memang sudah
ada sejak lama. “Kami sangat terganggu dengan bau kotoran sapi tersebut,
terutama pada saat cuaca tertentu, baunya terasa menusuk hidung,” ungkapnya.
Budiyono mengatakan, pihaknya telah melaporkan masalah
tersebut pada Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Bogor, tapi hingga kini
belum mendapat tanggapan. Dia menambahkan, bau menyengat ini diduga karena
pengelola kandang sapi menimbun kotoran sapi hingga menggunung.
Diungkapkan Budiyono, pihaknya juga telah mengirimkan
surat keberatan atas keberadaan kandang sapi yang dekat dengan sekolahnya pada
anggota DPRD, November tahun lalu. “Anggota DPRD pernah datang meninjau, bahkan
sempat melakukan mediasi hingga melibatkan Satpol PP, namun hingga kini tidak
ada realisasinya,” tandasnya.
[RIA/SJM/W-11]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aiptu Labora Sitorus Mesin ATM Perwira Polisi Papua Hingga Mabes?
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Jangan Sampai Stasiun Tujuan Terlewat
Difitnah Istri Selingkuh Dengan Anaknya, Syarief Hassan Polisikan Triomacan
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
