Ical Tantang SMK Buat Karya Terbaru
Kamis, 12 April 2012 | 16:41
Aburizal Bakrie [google] [SUBANG] Tokoh dan
pengusaha nasional yang juga Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menantang
siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membuat karya terbaru seperti
yang dilakukan SMK di Solo Jawa Tengah. Aburizal berjanji akan membiayai semua
proyek inovatif dari siswa-siswa SMK tersebut.
Tantangan itu
disampaikan Ical panggilan Aburizal Bakrie ketika menyampaikan ceramah motivasi
di SMK Taruna Subang, Jawa Barat, Kamis (12/4).
ceramah ini
dilakukan Ical dalam rangkaian roud show Ayo Bangkit Golkar di Jawa Barat yang
juga dihadiri Ketua DPP Golkar Ade Komarudin, Ketua DPP Golkar Fuad Hasan
Masyhur, Rizal Malarangeng, anggota Komisi V dari FPG DPR Eldie Suwandie.
Sebelum memulai
ceramahnya, Ical yang telah menerbitkan buku Anak Sejuta Bintang itu menegaskan
bahwa kehadirannya bukan sebagai Ketua Umum Golkar dan calon presiden (Capres).
Seperti ceramah sebelumnya di SMK Pemuda Sumedang sehari sebelu$mnya, Ical juga
membuka cakrawala dengan memotivasi para siswa dengan pengalaman sukses yang
dialami Ical sendiri.
Ical secara khusus
menantang siswa SMK Taruna Subang membuat karya inivatif seperti yang dilakukan
SMK Solo. "Kalau SMK Solo bisa, tunjukkan SMK Bina Taruna Subang tidak
kalah, harus bisa, karena saya tantang SMK ini buat sebuah karya, saya
akan biayai," ujarnya. Kalau SMK Solo bisa buat mobil SMK yang
lain pun harus bisa. Ical menantang SMK Binar Taruna bisa menerima tantangan
itu dalam tempo 21 hari.
Tantangan Ical itu
karena realitas nya otomotif di Indonesia masih produk orang luar. Dia
berharap putra putri Indonesia bisa membuat produk dengan kemampuan sendiri,
sekalipun baru sampai tahap prototipe.
Ical sendiri telah
membuat prototipe mobil Indonesia tahun 1997, dan hasilnya bagus dan lolos uji
emisi. Hanya saja, ketika itu krisis ekonomi melanda Indonesia sehingga
proyeknya tidak lanjut, padahal proyeknya sudah menghabiskan dana Rp 800
miliar.
Ical juga memotivasi
para siswa agar optimistis bisa sukses seperti dirinya. Seperti pengalamannya
memulai dari bawah dengan jual layangan ketika SD dan SMP lalu ketika mahasiswa
jualan baju kaos dan tas hingga jadi kontraktor jembatan lalu gagal karena
jembatannya hanyut diseret banjir. Namun, optimismenya membuat bangun lagi dia
tidak putus asa hingga akhirnya sukses sebagai pengusaha nasional dan kini jadi
ketua umum partai dan calon presiden. [M-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
