Ical Hanya di Peringkat Empat, Golkar Beri Alasan
Kamis, 7 Juni 2012 | 12:26
Aburizal Bakrie [google] [JAKARTA] Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Leo Nababan
mengemukakan sangat wajar Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie
menempati posisi empat dalam bursa calon presiden (capres). Pasalnya,
pencalonan Ical, sapaan Aburizal baru dilakukan tiga bulan terakhir ini.
Apa yang terjadi malah suatu prestasi yang gemilang karena dalam waktu yang singkat sudah bisa menempati posisi empat.
"Kami bersyukur, pertama Golkar posisinya sangat tinggi sebesar 23,5.
Namun Capres Golkar pak Ical berada di nomor empat. Itu wajar karena
baru tiga bulan ini Pak Ical memproklamirkan dirinya sebagai capres,"
kata Leo di Jakarta, Kamis (7/6).
Rabu (6/6) kemarin, lembaga survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)
mengumumkan Prabowo di urutan pertama dengan 25,8 persen dari 2.192
responden. Disusul Megawati (22,4 persen), Jusuf Kalla (14,9 persen),
Aburizal Bakrie (10,6 persen), Surya Paloh (5,2 persen), Wiranto (4,5
persen) dan sejumlah tokoh lainnya.
Survei ini dilakukan di 163
kabupaten di 33 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan pada 14-24 Mei
2012 dengan metode survei stratified random sampling. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2.192 responden.
Leo menjelaskan beberapa tokoh yang mengisi posisi pertama hingga ketiga
dalam survei SSS telah mendeklarasikan pencapresanya sejak
bertahun-tahun yang lalu. Karena itu sangat wajar juga mereka menempati
posisi teratas.
"Untuk menaikkan elektabiltas pak Ical, kami akan menggerakkkan seluruh mesin partai yang ada di daerah," ujarnya.
Mengenai berbagi sentimen negatif soal Ical, khususnya pada kasus
Lapindo, Leo menyebut bahwa ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan ketua
umumnya. Ia yakin pada satu saat juga akan terbuka siapa di balik semua
isu negatif tersebut.
"Nanti akan buka semuanya, siapa dalang di belakangnya," ujarnya.
Dia menegaskan jika sebelum 2014 permasalahan Lapindo bisa
terselesaiakan, maka lawan-lawan politik Ical tak memiliki amunisi lagi
untuk menggunakan black campain kepada Ical. Bahkan Lapindo bisa menjadi
senjata bagi Ical untuk meraih citra positif di masyarakat. [R-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
