SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 1 September 2014
Pencarian Arsip

He he..Minuman Cap Tikus Diusulkan dapat Hak Cipta
Kamis, 22 September 2011 | 15:55

Ilustrasi [google] Ilustrasi [google]

[MANADO] Peserta penyuluhan hukum peraturan perundang-undang bidang industri di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), mengusulkan minuman cap tikus, yang menjadi salah satu minuman khas produksi petani di daerah ini bisa mendapatkan hak cipta bagi Sulut.

"Hak Kekayaan Intelektual (HKI) penting, sebab cap tikus sudah sejak dulu kala diproduksi ratusan ribu petani, karena itu perlu mendapatkan pengakuan bahwa komoditas ini merupakan ciptaan petani Sulut," kata Janny Rembet, salah satu Kepala Bagian pada Biro Ekonomi Pemrov Sulut, saat penyuluhan hukum Kemenperin di hotel Gran Puri Manado, Kamis (22/9).

Janny mengatakan, penting HKI untuk cap tikus, tidak dilihat dari substansinya sebagai minuman beralkohol, tetapi merupakan pengakuan bahwa produk tersebut merupakan hasil temuan Sulut.

Ketua Asosiasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Drs Sudarmanto, MSi mengatakan, dari segi merek, cap tikus memang bisa mendapatkan hak cipta atau HKI, hanya saja untuk itu harus ada pihak yang mengusulkan.

"Hak cipta terhadap minuman khas Sulut tersebut, nantinya bila sudah ada HKI, akan melekat pada seseorang yang mengusulkan," kata Sudarmanto.

Jadi nantinya, akan muncul cap tikus dengan merek tertentu, karena hak cipta terhadap produk ini hanya bisa dari sisi merek saja.

Sudarmanto mengatakan, hak cipta terhadap sesuatu produk yang menjadi khas daerah memang penting dilakukan, sebab bisa saja pihak lain mengambil manfaat mendapatkan kekayaan intelektual terhadap merek.

Kalau mereknya jatuh kepada orang lain, kata Sudarmanto, akan tidak baik, karena bisa saja menimbulkan ekses negatif di daerah yang menjadi penghasil produk tersebut.

Selain cap tikus, Sudarmanto memberi kesempatan untuk berbagai produk makanan khas mendapatkan hak cipta.

Cap tikus, merupakan salah satu minuman khas daerah khususnya Minahasa, diproduksi ribuan petani enau, dan telah terbukti mampu membiayai kehidupan keluarga termasuk menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi.[Ant/L-9]





Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»