SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 1 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Natal dan Tahun Baru

Gubernur Sulut: Pedulilah Terhadap yang Lemah
Jumat, 24 Desember 2010 | 7:47

Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang

[MANADO] Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang meminta masyarakat Sulut agar dalam merayakan Natal harus ada kedamaian, kebersamaan, kerukunan, serta rasa kepedulian dan solidaritas terhadap yang lemah.

”Ini makna Natal yang kita rayakan saat ini, ”kata Gubernur  Sulut Sinyo Sarundajang kepada SP di Manado, Jumat (24/12) terkait perayaan Natal dan Tahun baru 2010.

Umat Kristen yang akan merayakan Natal di Sulut dimintanya untuk tidak berpesta pora. “Kita harus lakukan dengan kesederhanaan tetapi memiliki makna yang dalam, yakni ada damai dan kebersamaan dalam kita hidup di tengah kemajemukan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, dengan hidup damai dan rukun di tengah perbedaan yang ada justru menjadi modal dalam kita membangun daerah bangsa dan negara ke depan. ”Ini menjadi tantangan kita ke depan dalam kita membangun daerah ini agar kemiskinan dan penganguran bisa teratasi nanti, ”katanya.

Dia melanjutkan, tantangan ke depan sangat berat. Karena itu, dibutuhkan kebersamaan dengan meningkatkan kualitas agar kita bisa membangun daerah ini lebih maju. Saat ini, persatuan dan kebersamaan terbina dengan baik. “Ini harus kita pertahankan. Karena, ekonomi daerah ini maju saat ini karena peran masyarakat sangat besar sekali. Pertumbuhan ekonomi, sudah melewati tujuh persen lebih . Dan ini bisa naik lagi. Dan kemiskinan dan penganguran turun,” jelasnya.  [136]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!