Golkar Setuju Kok..BBM Naik
Sabtu, 31 Maret 2012 | 7:00
Aburizal Bakrie [google] [JAYAPURA]
Ketua Umum DPP Partai Golkar Ir. Aburizal
Bakrie membantah partainya menolak rencana pemerintah
menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Golkar tak pernah
mengatakan tak setuju naik, tapi kita katakan naik sekarang tak
tepat,” katanya kepada wartawan usai membuka Rapat Koordinasi
Teknis (Rakornis) DPP Partai Golkar Tahun
2012 Maluku dan Papua di Swissbell Hotel, Jayapura, Jumat
(30/3) malam.
Dikatakan,
pemerintah harus dapat memberikan hak yaitu untuk
menentukan satuan harga BBM dengan pembatasan pembatasan.
“Kalau harga minyak
misalnya naik ke 150 apa tak
boleh naik. Kan nggak mungkin. Jadi ada batasan,” ujarnya.
Diungkapkan,
kini berdasarkan laporan DPR maka pembatasannya
adalah 1 swing atau turun naiknya harga BBM
antara 10 persen atau 20 persen belum diputuskan swingnya itu
10 atau 15 persen.
“Dengan
begitu kita bisa mengatakan dengan ICP seperti sekarang
maka sebetulnya tak akan ada kenaikan harga BBM
dan kemudian baru ada kenaikan. Kalau
ada masuk didalam swingnya itu dibandingkan APBD
tahun 2012,” ujarnya.
Lanjutnya,
Golkar menilai swingnya 10 persen-15 persen , dengan
demikian swingnya itu 15 persen maka ICP harus mencapai 120
dulu baru boleh dinaikan.
“Kalau 150 sudah
pasti harus naik karena diatas swing. Karena ICP kalau
kita lihat untuk dunia 124. ICP sekarang
kira kira 114 saya nggak tahu persisnya
berapa.
“Jadi kita
realistislah Golkar mempunyai satu perhitungan sekarang
tak boleh naikan bukan berarti naik ke 150
tak boleh naik,”lanjut dia.
“Jadi
ada satu syarat di dalam pasal 7 ayat 6 menyatakan
bahwa pemerintah tak akan menaikan BBM. Ayat 6 a itu
menyangkut masalah turun naik berapa persen turun
naiknya itu yang harus kita putuskan pada saat ini.
Mantan Menko
Kesra ini mengatakan, Fraksi Partai Golkar
DPR RI sebelumnya telah memberikan
perhitungan bahwa rencana kenaikan harga BBM pada
saat ini tak tepat. Tapi pemerintah bisa
mencari jalan lain agar tak ada kenaikan BBM. Keputusan tak
menerima rencana kenaikan harga BBM, menurutnya,
Partai Golkar telah bertindak sangat
realistis tanpa suatu emosi didalam melaksanakan.
[154]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
