GMNI Dukung Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Soekarno
Minggu, 24 Juni 2012 | 12:25
Bung Karno. [google] [JAKARTA] Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan
Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indoenesia (GMNI), Soekarwo, mendukung
pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Pertama RI, Soekarno.
Pasalnya, selama ini Soekarno bersama dengan
Muhammad Hatta hanya dikenal sebagai Pahlawan Proklamator kemerdekaan saja.
"Kami dukung pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Karno,"
kata Soekarwo saat ditemui wartawan dalam diskusi yang diselenggarakan PP PA
GMNI bertajuk "Bung Karno dalam Dimensi Sosial", di Jakarta, Sabtu
(23/6).
Soekarwo menyatakan, dirinya akan memfasilitasi upaya dari kalangan akademisi
terkait pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Soekarno.
Seperti diketahui, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie
sedang mengusulkan pengukuhan Soekarno sebagai Pahlawan Nasional. "Pada
11-12 Juli 2012 nanti, kami akan bertemu dan memfasilitasi Prof Jimly serta
dosen hukum tata negara di Surabaya," ujar Soekarwo.
Gelar Pahlawan Nasional secara tidak langsung baru diterima Soekarno pada 2009.
Artinya, 64 tahun setelah Indonesia merdeka, yakni saat Undang-Undang (UU)
20/2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan disahkan.
"Dalam UU 20/2009, secara otomatis harusnya Bung Karno Pahlawan Nasional.
Intinya kami dukung proses pengukuhan pemberian gelar itu. Tentu ada standar
ilmu pengetahuan yang disusun kalangan akademisi," tandasnya. [CKP/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
Luthfi: Swasembada Itu Ancam Ketahanan Daging
Tokoh Muda NU Galang Petisi Tolak Award Terhadap SBY
