Geng Motor Berulah Lagi, Hotel Dafam Dirusak. Lalu Apa Kerja Polisi?
Senin, 23 April 2012 | 8:57
Ilustrasi geng motor [google] [SEMARANG]
Geng motor memuat ulah lagi. Kini giliran Hotel Dafam, Semarang, yang terkena dampak pertikaian dari antar geng
motor.
Akibatnya, pihak pengelola hotel pun meminta polisi serius mengadakan razia terhadap geng motor
yang sudah berkelakuan meresahkan masyarakat.
"Memang
benar telah terjadi kerusuhan antar geng motor di Jalan Imam Bonjol yang tepat
berada di depan Hotel Dafam Semarang," ujar Public Relations Executive
Hotel Dafam Semarang Namira Fanessa, dalam penjelasan tertulisnya Minggu
(22/4).
Setelah
internal, hotel
menyelidiki, kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan pihak hotel, melainkan ada problem internal di
antara dua geng motor yang rusuh dan berdampak pada pengerusakan di lingkungan
sekitarnya, termasuk
pos dan portal parkir di Hotel Dafam.
"Tim sekuriti kami mengamankan pos dan portal
parkir seperti biasanya aktivitas penjagaan dilakukan. Pada saat kejadian, tim sekuriti memperketat penjagaan dan
berkoordinasi dengan Manager On Duty (MOD), yang malam itu langsung turun tangan untuk
mengamankan internal hotel, sehingga tetap aman dan
terkendali," ungkap dia.
Dijelaskan,
pengamanan di Hotel Dafam Semarang sudah sesuai dengan standarisasi keamanan.
"Semoga dengan adanya kejadian ini pihak aparat dapat memperketat
pengamanan jalan-jalan utama dan protokoler di Kota Semarang, serta konsisten mengadakan razia
terhadap geng motor yang berperilaku tidak pada umumnya, dan sangat meresahkan
masyarakat," tegas Namira.
Pertikaian
terjadi setelah kedua geng motor mengadakan balap liar pukul 02.00 WIB. Warga
Ketileng, Semarang yang bernama Eka Chandra menjadi korban penganiayaan saat ia
dan teman-temannya bersitegang dengan pelaku yang menjadi lawannya dalam balap
liar.
Eka yang
bersembunyi di Hotel Dafam, dikejar oleh lawannya.
Akibatnya sejumlah perlengkapan
parkir hotel pun menjadi amukan dan mengalami kerusakan. Kini Masalah tersebut
dalam penanganan pihak berwajib. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
Ini Dia Kostum Baru Barcelona untuk Musim Depan
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Panglima TNI Isyaratkan Pengganti Dirinya KSAD Baru
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Jokowi Makan Bersama Warga Pluit Sambil Bahas Waduk
Di Mata Golkar, Menkeu Chatib Basri Itu Neolib
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
