Gempa 6,4 Skala Richter Hantam Halmahera Selatan
Senin, 14 November 2011 | 13:54
Kota Labuha di Halmahera Selatan [google] [TERNATE] Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter mengguncang
Labuha, ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (14/11) pukul
13.05 WIT namun sejauh ini belum diperoleh adanya kerusakan fisik dan korban
jiwa akibat gempa itu.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Ternate Aryo Fauji mengatakan, pusat gempa
tersebut terletak 69 kilometer barat daya Labuha, 162 kilometer timur laut
Sanana-Maluku dan 196 kilometer barat daya Ternate dan 326 kilometer tenggara
Bitung-Sulawesi Utara.
Gempa yang sempat dirasakan di sejumlah wilayah di Maluku Utara seperti di Kota
Ternate tersebut berada pada kedalaman 10 kilometer dan dipastikan tidak akan
menimbulkan gelombang tsunami.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Halmahera Selatan Daud
Djubedi ketika dihubungi menyatakan, gempa tersebut sempat mengagetkan warga di
Kota Labuha, namun tidak ada yang sampai mengungsi ke tempat ketinggian.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga belum menerima laporan mengenai
adanya korban jiwa atau kerusakan fisik akibat gempa berkekuatan 6,4 SR
tersebut.
"Bupati Halsel telah menginstruksikan kepada seluruh instansi terkait di
lingkup Pemkab Halsel untuk melakukan pengecekan di lapangan mengenai
kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan fisik akibat gempa
tersebut," katanya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah menyiapkan langkah-langkah jika
gempa tersebut menimbulkan korban jiwa atau kerusakan fisik, seperti pemberian
bantuan pengobatan dan lokasi penampungan jika ada warga yang rumahnya rusak.
Ia menambahkan, warga Labuha dan daerah lainnya di Halmahera Selatan sudah
terbiasa merasakan terjadinya gempa, oleh karena itu, kalau terjadi gempa
mereka tidak panik, kecuali jika ada peringatan bahwa gempa yang terjadi akan
menimbulkan tsunami.
Sejumlah daerah di Halmahera Selatan, seperti Pulau Obi beberapa waktu lalu
gempa berkekuatan 6,1 SR mengakibatkan puluhan rumah warga dan sejumlah
fasilitas umum di pulau itu mengalami kerusakan berat dan ringan. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Diduga Ada Kesepakatan Hitam Ical-SBY
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Film 'Man of Steel' Cetak Rekor Box Office Juni
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
