G20 Desak Eropa Selesaikan Krisis
Selasa, 19 Juni 2012 | 12:14
Presiden SBY di pertemuan G20 [google] [LOS CABOS] Konferensi Tingkat Tinggi
(KTT) G-20 mendesak pemimpin negara-negara Eropa bergerak maju menyelesaikan
krisis ekonomi akibat beban utang dan kesalahan pengelolaan sektor perbankan di
kawasan itu.
Desakan datang dari Presiden Amerika
Serikat (AS), Barack Obama, dan pemimpin negara lainnya yang merasa khawatir
dengan arah kebijakan ekonomi Zona Euro yang belum padu dalam menstabilkan
krisis di kawasan itu, sehingga mengancam stabilitas keuangan dunia.
“Banyak perhatian terpusat pada
krisis Eropa. Sekarang adalah saatnya, seperti yang sudah dibahas, untuk
memastikan bahwa kita semua bersatu melakukan apa yang diperlukan untuk
menstabilkan sistem keuangan Eropa dan juga dunia,” kata Obama, dalam pertemuan
KTT G20, di Los Cabos, Senin (18/6).
Presiden Obama secara khusus membahas
situasi krisis Eropa dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel dan mengadakan
pertemuan dengan para pemimpin Eropa, Senin malam. Ancaman runtuhnya mata uang
Eropa akibat krisis ekonomi yang dialami sejumlah negara anggota menjadi topik
utama yang dibahas. Dikhawatirkan krisis Eropa akan mengacaukan perekonomian
dunia karena 17 negara menggunakan Euro.
“Kita harus bekerja sama mendorong
pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, serta melakukan pendekatan
kebijakan yang bertanggung jawab untuk jangka panjang dan menengah terhadap
struktur fiskal kita,” ujar Obama.
Obama juga menyambut baik hasil
pemilihan umum (Pemilu) Yunani yang memastikan negara itu akan bergabung dengan
kebijakan Zona Eropa untuk memberikan dana talangan (bailout) guna
menyelamatkan perbankan yang bermasalah.
"Saya kira pemilihan di Yunani kemarin menunjukkan
prospek yang positif, bukan hanya untuk membentuk pemerintahan, tetapi
juga bekerja secara konstruktif dengan mitra internasional untuk melanjutkan
reformasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi bagi yang menawarkan prospek untuk
orang-orang Yunani sukses dan maju,” kata Obama.
Namun sejumlah pengamat memperkirakan
KTT G20 tak akan menghasilkan komitmen yang kuat. Pasalnya, Presiden Komisi Uni
Eropa, Jose Manuel Barroso, menolak tekanan dari Obama dan pemimpin-pemimpin
G-20 lainnya dengan mengatakan, krisis tak berasal dari Eropa melainkan Amerika
Utara.
“Terus terang kami tidak datang ke
sini untuk menerima pelajaran dalam hal demokrasi atau bagaimana menangani
ekonomi karena Uni Eropa adalah model penyatuan kekuatan ekonomi yang
membanggakan. Kami sangat terbuka dengan berbagai masukan untuk mengatasi
kesulitan kami, tetapi kami juga berharap semua mitra terbuka dengan upaya
penyelamatan yang sedang kami lakukan,” kata Barroso.
Banyak pemimpin dunia dalam
pidato di pembukaan KTT G20, Senin, menyampaikan alarm mengenai tidak adanya
kemajuan pemimpin-pemimpin Eropa dalam menangani krisis zona Euro.
Bagi pemimpin-pemimpin negara di luar
zona Euro, krisis di Eropa semakin mengkhawatirkan karena para pemimpinnya tak
bertindak cepat untuk mengakhirinya. Ada juga pemimpin negara yang menyampaikan
rasa tidak percaya bahwa benua yang kaya seperti Eropa tak mampu mengambil
tindakan tegas mengatasi krisis.
Menjelang pertemuan G-20, Brasil,
Rusia, Tiongkok dan Meksiko mengisyaratkan bahwa Eropa hampir tidak bisa
mengharapkan mereka untuk merogoh kantong lebih dalam untuk mengatasi krisis
zona Euro sebagaimana yang dijanjikan dalam perundingan IMF. Perdana Menteri
Kanada, Stephen Harper meminta para pemimpin zona Euro untuk membuat perubahan
struktural dalam mengatasi krisis utang.
Selain membahas krisis zona Euro,
para pemimpin dunia juga menyoroti program nuklir Iran. Presiden AS Barack
Obama dan Presiden Rusia, Vladimir Putin secara khusus membahas masalah
tersebut, selain konflik di Suriah. [BBC/CNN/J-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
KPK Telusuri Aliran Dana Ke Elite PKS
