SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

G-20 Berkomitmen Kurangi Pengangguran
Rabu, 20 Juni 2012 | 11:46

Presiden Barack Obama berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Hu Jintao saat pertemuan bilateral pada KTT G-20, di Los Cabos, Meksiko, Selasa (19/6) [AP]


Presiden Barack Obama berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Hu Jintao saat pertemuan bilateral pada KTT G-20, di Los Cabos, Meksiko, Selasa (19/6) [AP]

[LOS CABOS] Para pemimpin negara-negara G-20, Selasa (19/6), menegaskan kembali komitmen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran. G-20 juga sepakat mendorong perdagangan internasional dan menghindari kebijakan proteksionis.

Kelompok 20 juga berjanji mendukung rencana penyelamatan krisis zona Eropa untuk memperkuat pemulihan ekonomi negara-negara yang terkena krisis di wilayah itu dan mengatasi ketegangan pasar keuangan dunia. “Kami akan bekerja bersama untuk memperkuat pemulihan dan mengatasi ketegangan pasar keuangan global,” kata para pemimpin G20 dalam pernyataan bersama, pada puncak acara KTT G-20, di Los Cabos, Meksiko, Selasa.

Para pemimpin menekankan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja merupakan hal yang mendesak karena gejolak keuangan di zona Eropa telah merusak kepercayaan investor dan mengakibatkan ketegangan pasar keuangan di seluruh dunia. Diakui, peningkatan ekonomi individu dengan menciptakan lapangan kerja akan memerlukan strategi yang berbeda, tetapi disepakati bahwa pemerintah harus merangsang aktivitas ekonomi individu tanpa utang yang berlebihan.

Saat ini, krisis keuangan di Eropa meningkat, seiring dengan ketidakstabilan dari hasil Pemilihan Umum di Yunani dan keprihatinan atas krisis keuangan Spanyol dan Italia karena para investor khawatir tentang keberlanjutan utang publik kedua negara itu. G20 menilai, ketidakpastian prospek Euro adalah ancaman terbesar yang dihadapi ekonomi global, ditambah tingginya harga minyak dan perlambatan pertumbuhan ekonomi di Cina.

Meski tidak menyebutkan tindakan tertentu mengenai penyelamatan krisis zona Eropa, namun G-20 memastikan akan mendukung langkah para pemimpin zona euro untuk "meningkatkan fungsi pasar keuangan."

Dalam konferensi pers, Selasa malam, Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama mendorong para pemimpin Eropa memperjelas visi jangka panjang mereka untuk mata uang euro dan mengatasi kekhawatiran tentang keuangan negara-negara anggota yang terkena krisis dalam jangka pendek.

”Tidak ada keraguan bahwa semua negara memerlukan strategi pertumbuhan yang konsisten dengan rencana konsolidasi fiskal. Ini berlaku bagi Eropa, juga AS dan banyak negara maju lainnya,” kata Obama.

Negara-negara Eropa anggota G-20 berjanji untuk melakukan semua langkah-langkah kebijakan yang diperlukan demi menjaga integritas dan stabilitas dari serikat mata uang Euro. Presiden Dewan Eropa, Herman Van Rompuy, mengatakan akan mengusulkan serangkaian rencana atau platform untuk memperdalam integrasi ekonomi di zona euro, pada forum KTT Uni Eropa, pekan depan.

”Rencana tersebut akan menunjukkan ke seluruh dunia dan ke pasar bahwa euro dan zona euro memiliki integritas yang tidak dapat diubah, baik dalam hal memiliki satu mata uang dan juga kebijakan umum,” kata Van Rompuy, Selasa. Selain serikat perbankan, lanjutnya, pemimpin Uni Eropa sedang mempertimbangkan rencana untuk meningkatkan investasi infrastruktur dengan meningkatkan Bank Investasi Eropa.

Para pemimpin Uni Eropa juga dilaporkan mempertimbangkan rencana meringankan biaya pinjaman bermasalah Italia dan Prancis dengan menggunakan dana talangan untuk membeli utang. Namun ada laporan yang bertentangan mengenai apakah Jerman akan mendukung rencana tersebut. [BBC/CNN/J-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN