Flotim dan Lembata Minta Depot Pertamina Diaktifkan
Minggu, 15 Juli 2012 | 18:38
Depot Pertamina Larantuka yang berhenti mengoperasikan sejak tiga tahun terakhir ini. Yang membuat kesulitan air minum, Minggu (15/7).
[LARANTUKA]
Masyarakat Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan Kabupaten Lembata
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat mengharapkan kepada pihak
Pertamina
sebagai Perusahaan milik Negara Republik Indonesia, ikut memberikan
perhatian serius
terhadap masyarakat di dua kabupaten kepulauan itu, karena
kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang pernah
dibuka di Larantuka itu kembali aktif sehingga mengurangi tingkat
kesulitan masyarakat.
Depot
Pertamina Larantukan sempat dibuka beberapa tahun lamanya namun alasan
yang disampaikan oleh pihak pertamina bahwa untuk membawa BBM ke Depot
tersebut
membawa kerugian sangat tinggi. Sehingga masyarakat menilai bahwa
alasan itu kurang pas. Sebab kebutuhan masyarakat akan penggunaan BBM di
kabupaten Flores Timur, Pulau Solor, Pulau Adonara dan kabupaten
Lembata sangat tinggi sehingga patut dipertanyakan.
Setelah
Depot Pertamina di Larantukan tutup maka Depot Pertamina Maumere setiap
hari mengirim BBM ke Larantukan dan Lewoleba. Hal tersebut membuat
kenaikan
harga kebutuhan masyarakat seperti bahan bangunan, Sembilan bahan pokok
dan biaya transport laut di dua kabupaten tersebut mengalami kenaikan,
walaupun harga BBM tidak dinaikan.
Jarak
tempuh perjalanan dari kabupaten Sikka ke kabupaten Flotim kurang lebih
130 km dengan lama perjalanan kurang lebih tiga jam. Namun pada musim
hujan
dan terjadi kerusakan jalan maka harga BBM dengan serentak mengalami
kenaikan yang tidak terkendali sebab kendaraan roda dua, roda empat dan
perahu motor setiap saat membutuhkan BBM yang sangat tinggi.
Masalah
BBM tersebut sebagai bahan pembicaraan masyarakat di desa-desa
terpencil yang ada di Flores Timur dan Lembata. Seperti pengamatan SP di
Desa
Bokang kecamatan Titehena dan Desa Pati Sira Walang kecamatan Tanjung
Bunga kabupaten Flores Timur, Minggu (15/7).
Menurut
Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin, kepada SP di Larantukan,
mengatakan, “Memang benar dulu saya masih sebagai wakil bupati Depot
Pertamina
tersebut ada namun karena alasan rugi makan ditutup. Kami sebagai
pemerintah daerah tentunya telah melakukan dialog dengan pihak pertamina
di Jakarta dan hasil pertemuan tersebut akan di bukan kembali sesuai
desakan masyarakat. namun hingga saat ini belum
direalisasi. Tentunya semua persoalan itu pemerintah daerah tidak dapat
mencapuri karena itu bukan kewenangan kami,” jelas Bupati Flotim,
Yoseph Lagadoni Herin.
Yoseph
Lagadoni Herin, mengatakan, semua pengeluhan masyarakat telah kami
sampaikan kepada pihak pertamina, namun keputusan itu ada ditangan
Pertamina
Pusat. “Kita berharap agar bapak Menteri BUMN juga bisa memberikan
perhatian terhadap masyarakat Flores Timur dan kabupaten Lembata serta
dua pulau yaitu pulau Adonara dan pulau Solor, setiap saat memerlukan
BBM yang sangat banyak,” jelas
Yoseph Lagadoni Herin.
Menurut
wakil Ketua DPRD Flores Timur, Antonius H Gege Hadjon, kepada SP di
Larantuka, Minggu (15/7) mengatakan, DPRD Flotim telah melobi sampai di
Pertamina
Jakarta dan Surabaya dan hasilnya sangat baik. Namun hingga kini depot
pertamina tersebut belum mulai dioperasikan.
“Hasil pertemuan DPRD Flotim dengan pihak Pertamina sepakat membuat MOU kerjasama dalam pengelolaannya. Namun
hingga saat ini kami belum melihat bentuk rencana kerjasama itu. serta
diharapkan pada tahun 2012 ini bisa beroperasi kembali sesuai janji pihak Pertamina,” jelas Anton Hadjon.
Anton
Hadjon, menambahkan, Depot yang sudah ditinggalkan oleh Pertamina
kurang lebih tiga tahun tersebut, secara lisan Pihak Pertamina telah
menyetujui
untuk melakukan kerjasama antara Pihak Pertamina dengan Pemerintah
Daerah Flotim pada tahun 2012 ini. Karena kita di Flotim merupakan
daerah kepulauan maka pihak pertamina harus bisa melayani walaupun
target bisnisnya tidak mencapai angkah-angkah
yang diharapkan,” tambah Anton Hadjon. (YOS).
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Fathanah Perkenalkan Satu Lagi Istilah Korupsi
Fathanah Ajak Maharani Berhubungan Intim
Kayak Menteri Saja, Luthfi Hasan Janjikan Penambahan Kuota Impor Sapi
Dilaporkan Ke KPK, Bibit Waluyo Tanggapi Santai
Ahmad Fathanah Akui Curi Dokumen KPK
Gadis ABG Diperkosa Pamannya Sendiri
Luthfi: Swasembada Itu Ancam Ketahanan Daging
Tokoh Muda NU Galang Petisi Tolak Award Terhadap SBY
