Figur Capres 2014 Mengerucut Pada 2 Nama
Senin, 7 Mei 2012 | 17:22
Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie [google] [JAKARTA]
Figur calon presiden (capres) yang akan bertarung pada 2014 mulai mengerucut
pada dua nama, yaitu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan mantan
Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK).
Dengan
mengerucutnya nama capres 2014 tersebut, maka peluang calon-calon lain,
terutama capres independen dan generasi muda tertutup.
Menurut
sumber SP di Jakarta, Senin (7/5),
penyebutan nama JK oleh beberapa kader Partai Demokrat (PD) untuk dicalonkan
menjadi capres, dan yang membuat Ical
ketar-ketir, hanya bagian kecil dari skenario menjelang Pilpres 2014.
"Yang
akan bertarung sengit di 2014 ada dua nama yaitu Ical dan JK. Jusuf Kalla dicalonkan oleh Nasdem, PPP, dan
PKS. Demokrat juga menggadangkan JK," kata sumber di Jakarta, Senin.
Demokrat
sendiri, kata sumber itu, akan mencari kandidat yang bersih dan kuat. Karena
kandidat yang disiapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini,
tidak mengakar dan elektabilitasnya rendah.
"Kemungkinan
Partai Demokrat akan mencalonkan JK pula. Dan Surya Palloh sendiri sudah legowo
tidak akan maju," katanya.
Sumber
lain mengatakan, JK sudah tiga kali didatangi orang-orang Partai Demokrat untuk
meminta dia menjadi capres.
Namun, permintaan itu selalu ditolak, dengan alasan
masih konsentrasi pada tugasnya sekarang
sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).
“Tetapi
jawaban sebenarnya dari JK sangat jelas yakni untuk tawaran dari Partai
Demokrat dia akan sangat selektif dan berhati-hati,” katanya.
Sementara
itu, mengenai calon dari PDI-P, sumber mengatakan, tidak jauh-jauh dari figur
Megawati Soekarnoputri. Kalau pun mentok, PDI-P akan menyodorkan nama Wakil
Ketua DPR RI Pramono Anung. [L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
