SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Etnis Tionghoa Panjatkan Doa Buat Mesir
Jumat, 4 Februari 2011 | 8:44

Suasana Imlek di Makassar (Google) Suasana Imlek di Makassar (Google)

[MEDAN] Perayaan Tahun Baru Imlek dimanfaatkan masyarakat Tionghoa dengan memanjatkan doa bagi Mesir yang sedang dilanda krisis politik dan keamanan menyusul aksi unjuk rasa jutaan warga negara itu yang berakhir dengan bentrokan. Soalnya, gejolak yang melanda negara itu telah membuat perekonomian masyarakat di sana semakin kacau.
 
"Saat perayaan di hari kemenangan ini, kami sangat berharap agar situasi di negara Mesir itu secepatnya pulih. Gejolak yang muncul di negara itu akan membuat masyarakatnya semakin menderita," ujar Ayong (40), salah seorang etnis Tionghoa di Vihara Borobudur Tample di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (4/2).
 
Ayong sendiri merasa prihatin atas musibah yang melanda negara itu. Keprihatinan itu membuat dirinya bersama etnis Tionghoa lainnya memanjatkan doa buat masyarakat di sana. Selain itu, konflik yang terjadi di negara Mesir diharapkan tidak terjadi di Indonesia.
 
"Semua orang mengetahui dampak dari kerusuhan itu. Saya berharap agar kejadian seperti ini tidak ada lagi di Indonesia. Sebab, dampaknya sangat berat menghantam perekonomian kita, apalagi bila kita mengingat saat kerusuhan di tahun 1998 lalu. Perekonomian terpuruk," katanya.
 
Ayien, etnis Tionghoa lainnya mengharapkan, tahun kelinci ini dapat membawa perubahan besar di Mesir. Tahun yang mempunyai pesan penuh dengan kelembutan ini pun bisa dijadikan simbol untuk perdamaian.
 
"Kami melakukan ini karena merasa prihatin atas tragedi yang melanda Mesir. Memang perlu doa bersama agar situasi di Mesir segera berakhir. Kasihan rakyatnya bila kerusuhan itu sampai berkepanjangan," sebutnya. [155]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN