Empat Konfederasi SP Bentuk Sekretariat Bersama
Jumat, 13 Januari 2012 | 2:37
[JAKARTA] Empat Konfederasi Serikat Pekerja (KSP) membentuk Sekretariat Bersama di Jakarta, Kamis (12/1). Pembentukan Sekretariat bersama ini bertujuan untuk memperkokoh perjuangan pekerja atau buruh, demi mengembangkan usaha bersama guna memastikan sukses pelaksanaan Pakta Lapangan Kerja Indonesia yang ditandatangani di Istana Negara pada April 2011. Empat KSP itu adalah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pasar Minggu dan KSPSI Kalibata, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), serta Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Pengguntingan untaian melati sebagai tanda pembukaan Sekber Konfederasi SP dilakukan oleh Helmy Salim, Ketua KSPSI Kalibata yang didampingi Direktur International Labour Organization (ILO ) Jakarta, Peter van Rooij, dan Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), Hanafi Rustandi. Dalam peresmian itu, Ketua Umum KSPSI Pasar Mnggu, Mathias Tambing mengatakan, sekretariat bersama merupakan bagian dari upaya mewujudkan satu aspirasi dan satu visi dari semua pemimpin SP dalam memperkokoh perjuangan buruh. Dikatakan, meningkatnya kerja kontrak dan sub konrak, outsourcing, dan pertumbuhan tenaga kerja paruh waku, perlu diantisipasi agar tidak semakin merugikan buruh. Dalam hal ini, pimpinan konfederasi SP harus mengambil tindakan strategis untuk melindungi kepentngan pekerja. Helmy Salim yang mewakili Ketua Umum KSPSI Kalibata Sjukur Sarto mengatakan, sekber dibentuk untuk menghindari perbedaan dan mencari persamaan persepsi di kalangan pekerja. Sekretariat bersama juga dapat memberikan desakan dan pengaruh kuat pada kebijakan ekonomi makro dan sosial yang dikeluarkan pemerintah. Menurut Presiden KSBSI, Mudhofir, sekretariat bersama akan memudahkan konfederasi mengembangkan kebijakan dan aksi bersama, khususnya dalam pelaksanaan Pakta Lapangan Kerja Indonesia dengan menciptakan satu suara pekerja dalam lembaga tripartit nasional. Sedangkan Agus Poniman, Sekretaris Majelis Nasional KSPI mengatakan, sekber merupakan komitmen dan konsensus empat konfederasi untuk melakukan sinkronisasi kebijakan dan aksi bersama dalam memperjuangan kepentingan pekerja. ”Jika gerakan buruh makin bersatu, akan menjadi kekuatan yang tak terkalahkan,” tegasnya. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Fahri: KPK Gagal Berantas Korupsi Sistemik
Invitasi Bolabasket Alumni SMA se-Jakarta
Biayanya Mahal, Jokowi Tak Akan Pasang Iklan
Pastikan Semua Jenazah Terevakuasi, Tim SAR Sapu Lokasi Jatuhnya Sukhoi
KPK Perpanjang Masa Tahanan Angie
Jokowi Terima Penghargaan TPID Terbaik
Kader Demokrat Masih Juga Menganggap Ani Yudhoyono Layak Jadi Capres
Ketua Umum PGI: Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa ke Para Pemimpin Bangsa
