Durian Kamboja Curi Perhatian KTT ASEAN Ke-20
Rabu, 4 April 2012 | 10:52
Ilustrasi durian [google] [PHNOM PENH] Durian Kamboja ternyata menjadi topik
pembahasan pertama di pembukaan KTT ASEAN ke-20 yang berlangsung di Peace
Palace, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (3/4) pagi. Wakil Presiden RI Boediono
mengutarakan, tak hanya dirinya yang menjadi suka dengan durian Kamboja,
melainkan kepala negara atau kepala pemerintahan ASEAN yang lainnya juga.
“Pagi saya berkumpul di lounge untuk menunggu
pembukaan KTT, topik yang dibahas pertama kalinya adalah durian. Ini untuk
ringan saja, pada waktu kami menunggu,” candanya dalam jumpa pers yang
diselenggarakannya di sela-sela KTT ASEAN ke-20, Selasa sore.
Sebelumnya, pada jamuan santap malam dengan Perdana
Menteri Kamboja Hun Sen, Boediono menceritakan, penutupnya adalah buah durian
dan mangga. “Makan malam saya mengalami penutup buahnya durian, enak durian
Kamboja itu. Jadi, yang pertama saya rasakan bahwa penutup itu durian dan
mangga dan ternyata enak,” ucapnya yang mengatakan durian Kamboja kebih mirip
dengan durian Medan ketimbang Thailand.
Boediono sendiri, mengaku belum sempat mencicipi makanan
khas Kamboja. Namun, orang-orangnya, sambungnya, tak jauh berbeda dengan orang
Indonesia. “Phnom Penh kayak kota tidak banyak beda, orang-orangnya mirip
kita,” katanya.
Boediono datang ke Phnom Penh beserta rombongan pada
Senin (2/4) kemarin dan dijadwalkan akan lepas landas dari Bandara Phnom Penh
pada Rabu (4/4) sore menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Adik Tiri Gubernur Atut Ditetapkan Jadi Tersangka
Huawei Ascend P6, Ponsel Cerdas Paling Tipis di Dunia
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
Pemerintah Ajukan Penundaan Amnesti TKI
Nazaruddin Berbisnis dari Penjara
Antisipasi Mahasiswa Ngamuk, Kampus Nommensen Diliburkan Selama Sepekan
